Connect With Us

Waspada! BPOM Temukan Takjil Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Kabupaten Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Maret 2024 | 21:46

Petugas Loka POM Kabupaten Tangerang saat melakukan pengetesan kandungan olahan pangan takjil di salah satu retail di daerah itu. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pangan yang mengandung zat berbahaya ditemukan beredar di pasar tradisional wilayah Kabupaten Tangerang.

Hal itu diketahui berdasarkan razia yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang untuk mengantisipasi peredaran makanan berbahaya di bulan Ramadan.

Kepala Balai POM Kabupaten Tangerang Sony bahwa selama operasi Ramadan itu pihaknya memeriksa puluhan sampel pangan seperti takjil dan juga makanan olahan untuk buka puasa di beberapa pasar. 

Hasilnya, ditemukan menemukan jenis makanan yang mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan seperti formalin dan pewarna tekstil.

"Kita menemukan jenis bahan berbahaya di dua jenis makanan, yang pertama itu di takjil dan tahu. Tetapi kalau dua jenis formalin dan pewarna kita juga temukan di makanan pangan tahu," katanya, Jumat 15 Maret 2024.

Berdasarkan data yang dimiliki, penemuan makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut bukanlah pertama kalinya terjadi. Hal ini juga ditemukan di Ramadan tahun sebelumnya.

Sementara makanan tersebut berasal dari produsen yang menyuplai ke pasar-pasar untuk dijual oleh para pedagang.

"Memang indikasi adanya bahan atau zat berbahaya ini bukan dari penjualnya, tetapi dari sumber (produsen) pembuatan makanan itu. Jadi kami masih terus mencari produsen pembuat makanan tersebut," terang Sony.

Terkait jumlah total item jenis makanan pangan dan takjil yang mengandung zat berbahaya tersebut, BPOM tidak bisa menyebutkan secara rinci.

Namun, pihaknya akan melakukan upaya pengawasan dan pemeriksaan terhadap bahan makanan olahan selama Bulan Suci Ramadan.

Selain itu, edukasi juga diberikan kepada para pedagang terkait cara memilih dan mengelola konsumsi pangan yang aman bagi kesehatan.

"Untuk awal puasa ini kita sedang fokus mengawasi dan cek tirai atau produsen yang menyuplai ke seluruh pasar di Tangerang Raya. Setiap hari sudah ada petugas yang turun dengan target enam sarana per harinya," ungkap Sony.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill