Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendorong para pendidik dan orang tua, untuk terus memperkuat pendidikan agama bagi generasi muda di era digitalisasi.
Sebab, pendidikan agama sangat penting dalam menghadapi tantangan era digitalisasi dan juga keterbukaan informasi, dimana teknologi informasi ini sangat mendominasi.
"Pendidikan agama memiliki peran vital dalam membentuk karakter dan moral generasi muda," kata Maesyal Rasyid saat menghadiri Milad dan Wisuda Angkatan 36 Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin Pasir Nangka, Tigaraksa, Kamis 9 Mei 2024.
Sekda mengungkapkan beberapa alasan mengapa pendidikan agama menjadi krusial untuk generasi muda, di antaranya yakni untuk menjaga keseimbangan antara dunia dan spiritualitas, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menghormati keberagaman, dan menjaga identitas budaya.
"Maka dari itu, mari kita beri dukungan kepada lembaga pendidikan agama dan para pendidik agama. Hal ini dilakukan demi membentuk generasi yang berpengetahuan, beretika, dan berkepribadian baik," ujarnya.
Sekda juga mengucapkan selamat kepada para santri yang telah lulus. Ia berharap semoga para santriwan dan santriwati dapat mengamalkan ilmu agama yang diperoleh, dengan menggabungkan pengetahuan agama dan keterampilan berpikir kritis.
Dengan demikian, nantinya dapat menjadi calon pemimpin yang bijaksana dalam menghadapi tantangan di era keterbukaan informasi.
"Gunakan pengetahuan yang kalian peroleh untuk membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," pungkasnya.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGLapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan melalui sektor pertanian, peternakan, dan persawahan.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews