Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli
Senin, 8 Juni 2026 | 05:11
Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Tangerang diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 10 persen pada Idul Adha1445 Hijriah/2024 Masehi.
Kenaikan itu terjadi karena kondisi perekonomian dan kasus gangguan kesehatan hewan yang sudah berkurang.
"Kalau proyeksi kebutuhan hewan kurban kemungkinan bisa naik 5 sampai 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika, Rabu 15 Mei 2024.
Selain itu, tahun ini juga sudah tidak ada pembatasan hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Tangerang, sehingga diperkirakan bakal ada peningkatan kebutuhan hewan kurban tersebut.
Berdasarkan data 2023 ada sebanyak 31.828 ekor hewan kurban di Kabupaten Tangerang. Rinciannya sapi sebanyak 9.151 ekor, kambing 4.176 ekor, domba 18.442 ekor dan kerbau 59 ekor.
"Melihat dari persediaan tersebut, jauh lebih banyak dibandingkan rata-rata kebutuhan hewan kurban setiap tahun," jelas Asep.
Meski sudah tidak ada kasus penyakit hewan ternak, DPKP tetap akan melakukan pengawasan di 664 titik lokasi penjualan hewan dari 29 kecamatan.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan hewan juga terus dilakukan berupa pemeriksaan administrasi dan fisik dengan menerjunkan menerjunkan petugas sebanyak 100 petugas.
"Pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban akan mulai dilakukan tanggal 11 hingga 21 Juni. Hal ini untuk memastikan hewan kurban layak konsumsi," ungkap Asep.
Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.
TODAY TAGTim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.
Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews