Tangsel Darurat Sampah, Andra Soni Kirimkan Fasilitas Pengolah 100 Kg Sampah Jadi Pupuk dan Biogas
Minggu, 18 Januari 2026 | 21:44
Masalah tumpukan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari Gubernur Banten Andra Soni.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir rob di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Bantuan diberikan pada Sabtu 25 Mei 2024 dengan didampingi Camat Teluknaga Zamzam Manohara.
"Bantuan yang diberikan berupa 100 karung beras, 120 kaleng sarden, 24 liter minyak goreng, 800 pcs mie instan dan 20 dus air mineral," ujar Kabid Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Agun Guntara, Minggu 26 Mei 2024.
Menurutnya, banjir yang terjadi akibat air laut pasang dan luapan Kali Cisadane ini melanda Kampung Cirumpak, Babulak, Tanjung Burung Barat, Tanjung Burung dan Kampung Beting,
"Akibatnya, air setinggi 10 hingga 50 centimeter membanjiri pemukiman hingga masuk ke rumah warga. Jumlah yang terdampak yakni 1.070 rumah, 1.333 KK atau 2.998 jiwa," terangnya.
Menurut Agun, sampai pukul 11:30 WIB, air sudah mulai surut dan sudah tidak ada pengungsi di tempat pengungisan.
Pihaknya tetap menyiagakan perahu karet di lokasi atas permintaan warga, karena khawatir turun hujan dan Sungai Cisadane kembali meluap.
"Untuk dapur umum masih berjalan dikarenakan masih ada yang terdampak banjir di Kampung Beting dan Kampung Cirumpak," jelasnya.
Masalah tumpukan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari Gubernur Banten Andra Soni.
TODAY TAGKematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews