Connect With Us

Dukung Ekonomi Masyarakat, PLN UID Banten Beri Bantuan Budidaya Lele di Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 3 Juli 2024 | 09:00

Kampung Berdaya PLN dengan proyek Budidaya Lele Gucang Farm di Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "PLN Peduli" berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mengembangkan potensi lokal di Provinsi Banten.

Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin oleh Menteri Erick Thohir. 

Salah satu program unggulannya ialah Kampung Berdaya PLN dengan proyek Budidaya Lele Gucang Farm di Kelurahan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Komunitas Petani Lele Gucang Farm pada awalnya menerima bantuan pengembangan usaha berupa 80 kolam pembibitan di RW 04. 

Setelah memperoleh keuntungan, mereka mampu memperluas usaha hingga memiliki 150 kolam pada tahun 2023.

Pada tahun 2024, mereka membangun 36 kolam bioflok di RW 05. Kolam bioflok ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil budidaya ikan, karena teknologi bioflok mampu mengurangi penggunaan air dan pakan sambil menghasilkan produksi ikan yang lebih tinggi.

Ketua Gucang Farm Agus Setiawan mengatakan, bantuan peralatan dan pendampingan dari PLN, berhasil meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya secara signifikan

"Tidak hanya berdampak positif pada usaha kami, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar yang terlibat dalam kegiatan ini," ujarnya.

Selain itu, PLN Peduli juga mendukung masyarakat di RW 02, RW 05, dan RW 06 dengan menyediakan mesin pengolah pakan ikan, memungkinkan para peternak ikan untuk memproduksi pakan secara mandiri dengan biaya yang lebih rendah. 

Berbagai perlengkapan budidaya ikan juga telah disalurkan kepada masyarakat, mulai dari peralatan pemeliharaan kolam hingga alat-alat pendukung lainnya untuk mendukung kegiatan budidaya ikan yang lebih efektif dan efisien.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, PLN Peduli memberikan dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Ini adalah bentuk implementasi PLN dalam melaksanakan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8, yaitu pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi sehingga tercipta komunitas yang berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat di sekitar agar memiliki tingkat ekonomi yang lebih baik dengan memberdayakan kemampuan yang dimiliki, juga diharapkan mereka bisa memberikan kontribusi juga untuk lingkungan sekitarnya," pungkasnya.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
Perumda Tirta Benteng Siagakan 3 Mobil Tanki Kapasitas 5.000 Liter untuk Warga Terdampak Kekeringan

Perumda Tirta Benteng Siagakan 3 Mobil Tanki Kapasitas 5.000 Liter untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:34

Di tengah musim kemarau ekstrem yang belanda berbagai wilayah, Perumda Tirta Benteng (TB) telah menyiagakan tiga armada mobil tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter yang siap diterjunkan untuk memasok air bersih di wilayah terdampak kekeringan.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill