Connect With Us

8 Bocah di Cisauk Tangerang Diduga Dicabuli Temannya, Diancam Tidak Diajak Main

Yanto | Senin, 8 Juli 2024 | 18:22

Lokasi dugaan pencabulan terhadap 8 bocah oleh teman bermainnya di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin 8 Juli 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 8 bocah SD diduga dicabuli oleh teman bermainnya sendiri di Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi pada bulan April 2024 lalu. Terduga pelaku berinisial R, 13, yang duduk di bangku SMP.

RAH, orang tua salah satu korban berinisial A, 8, menceritakan kronologi puteranya yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh rekan bermainnya.

Ketika itu, mereka tengah bermain bersama di dekat bangunan bekas taman jajan saat malam hari. Saat itu ada 11 anak termasuk pelaku.

"Kemudian R mencabuli mereka dengan cara dipaksa. Dibawa ke tempat gelap. Korbannya ada 8 anak laki-laki, yang 2 anak cuma mengilatin," jelasnya ketika ditemui TangerangNews di kediamannya, Senin 8 Juli 2024.

Kasus ini baru diketahui pada Juli 2024 dari adik salah satu korban yang bercerita ke orang tuanya.

"Jadi anak saya cerita kepada adik temannya yang jadi korban juga, terus adiknya itu bercerita ke orang tuanya. Akhirnya dilaporkan ke saya, kalau anak saya juga menjadi korban pelecehan seksual," jelas RAH.

RAH semakin emosi ketika mengetahui jika pencabulan itu terlah dilakukan sebanyak 3 kali kepada anaknya. Ditambah terduga pelaku masih ada hubungan saudara.

Atas hal tersebut, dia langsung melaporkannya ke Polsek Cisauk, Polres Tangsel dengan No: LP/59/K/VII/2024/SEK. CISAUK/SPKT, pada Kamis 4 Juli 2024, lalu.

Berdasarkan surat laporan itu, terduga pelaku saat hendak melakukan pencabulan mengancam para korban tidak akan mengajak mereka bermain lagi apabila tidak menurutinya.

"Saya berharap polisi segera mengusut kasus ini, karena korbannya sudah banyak," jelas RAH.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Saifuddin membenarkan telah terjadi kasus pelecehan kepada anak di bawah umur di wilayahnya tersebut.

Meski korban dengan pelaku masih ada ikatan saudara, akan tetapi dirinya sebagai ketua RT tetap melaporkan masalah ini pihak berwajib.

"Bener terjadi kasus pelecehan anak di bawah umur. Sudah dilaporkan, biar polisi yang menentukan kasus ini yang terpenting keadilan ada buat korban," ujarnya.

Ia pun berharap kasus ini mendapatkan perhatian dari pihak Kepolisian, karena merupakan bibit penyakit yang sangat membahayakan buat masa depan para korban.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Agil saat dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur tersebut. "Kasus itu masih dalam penyelidikan," katanya singkat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill