Mengenal PMOS, Istilah Baru Pengganti PCOS dan Dampaknya bagi Wanita
Jumat, 26 Juni 2026 | 18:34
Perubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
TANGERANGNEWS.com- Akun Facebook Icha Shakila menjadi viral usai diduga menjadi otak dibalik terjadinya kasus pencabulan ibu dan anak di Tangerang Selatan (Tangsel) dan Bekasi.
Setelah ditelusuri, polisi mengungkapkan, pemilik asli dari akun tersebut juga justru diduga menjadi korban serupa.
"Pemilik akun FB Icha Shakila justru pernah menjadi korban dari kasus serupa oleh orang yang diduga melakukan hack (peretasan)," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya, Sabtu, 8 Juni 2024, lalu.
Lebih lanjut, pemilik asli akun Icha Shakila berinisial S mengaku sempat dihubungi oleh orang tak dikenal (OTK) berinisial M yang mengimingi pekerjaan dengan gaji besar pada September 2021 silam.
Namun, OTK berinisial M tersebut memaksa S untuk membuat konten pornografi. Mulanya, pemilik asli akun Facebook Icha Shakila diminta untuk mengirimkan foto setengah badan dengan memegang KTP.
Setelahnya, S kembali diminta untuk mengirimkan video tanpa busana dirinya.
"Kemudian pemilik akun facebook Icha Shakila diminta untuk mengirimkan video membuka semua pakaiannya dan dituruti oleh pemilik akun FB Icha Shakila," jelas Ade.
Tak hanya itu, M bahkan berani meminta S untuk membuat konten pornografi berhubungan seksual. Lantas, S menolak permintaan tersebut.
"Sosok yang belum dikenal atau M mengancam untuk menyebarkan video sebelumnya apabila tidak menuruti perintahnya," tambahnya.
Ade mengimbau, agar masyarakat waspada terhadap orang yang baru dikenal, terutama di media sosial.
"Hati-hati dan waspada, serta jangan mudah percaya, tergiur dan terjebak oleh janji manis atau iming-iming diberikan uang dalam jumlah besar, namun harus melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma hukum, agama, dan sosial di masyarakat," tukasnya.
TODAY TAGPerubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews