VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah Emak-emak melakukan unjuk rasa di depan SMKN 9 Kabupaten Tangerang lantaran anaknya tidak diterima di sekolah tersebut.
Aksi tersebut dilakukan lantaran selain jarak rumah dengan sekolah tidak jauh, mereka juga mengaku anaknya telah melakukan tes dengan hasil yang bagus.
"Anak saya tidak diterima padahal tes fisik lulus, tes akademik juga bagus. Saya juga orang sini, tidak paham kenapa tidak diterima," kata Ida salah satu orang tua, Rabu,17 Juni 2024.
Ia pun mempertanyakan alasan sekolah menolak anaknya tersebut. Sementara ada anak yang dari luar daerah tetap diterima.
"Yang jelas ada dari luar daerah malah diterima, tapi anak saya yang asli sini malah ditolak," ujarnya.
Koordinator Aksi Bambang Hermanto mengatakan saat ini emak-emak yang melakukan aksi sebanyak kurang lebih 50 orang. Jika aspirasinya tidak diterima, pihaknya akan melakukan aksi lebih besar dengan warga lainnya yang tidak diterima di sekolah tersebut.
"Kurang lebih orang sini 100 yang tidak diterima di sekolah ini, tapi ini hanya perwakilan. Jika tidak diterima kita akan turunkan emak-emak semuanya," katanya.
Menurut Babang, dar informasi yang didapatkan bahwa SMKN 9 Kabupaten Tangerang, ada warga yang memasukkan anaknya lewat jalur belakang alias titipan. Sebab, ada siswa yang diterima dari luar wilayah Kecamatan Solear.
"Ada dari Maja, Kabupaten Lebak diterima, dari Jakarta juga diterima. Yang banyak dari kecamatan selain Solear pada diterima. Tetapi warga asli tidak diterima," tegasnya.
Sementara itu sampai berita ini ditayangkan, pihak SMKN 9 Kabupaten Tangerang belum bisa memberikan keterangan.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews