Connect With Us

Soal Video Viral Orangtua Siswa Ukur Jarak Zonasi Sekolah Pakai Meteran, SMAN 5: Ada Google Maps

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Juli 2023 | 08:54

SMAN 5 Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Pihak SMA Negeri 5 Kota Tangerang menanggapi terkait video viral orangtua siswa yang nekat mengukur jarak zonasi sekolah lantaran curiga ada kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024.

Humas SMAN 5 Kota Tangerang Friantha Rukmawan menyatakan, tidak ada praktik kecurangan melalui jalur zonasi sebagaimana yang diarahkan terhadap sekolah tersebut .

Friantha menjelaskan, pihak SMAN 5 Kota Tangerang telah mengikuti petunjuk teknis yang keseluruhannya berbasis online, seperti penggunaan Google Maps.

Menurutnya, petunjuk mengenai jarak zonasi hingga pengumuman siswa yang lolos sudah tertera dalam website PPDB Online 2023.

"Jadi, semuanya tidak ada pengukuran yang menggunakan meteran. Sekarang kan sudah canggih bisa menggunakan Google Maps, jadi bisa langsung teraplikasi melalui website tersebut" ujar Friantha dikutip dari Beritasatu.com, Jumat, 14 Juli 2023.

Adapun jika ditemukan kesalahan titik koordinat, Friantha mempersilahkan para orangtua untuk mengajukan penolakan dengan syarat tanggal pendaftaran belum ditutup.

"Bisa mengajukan penolakan selama tanggal pendaftaran itu belum ditutup, orang tua tersebut bisa datang untuk memperbaiki titik koordinat," jelasnya.

Terkait protes dari orangtua siswa tersebut yang anaknya tidak diterima meski berjarak 412 meter dari sekolah, Friantha mengaku pihaknya tidak menerima berkas dari yang bersangkutan.

Dikatakan Friantha, seluruh proses PPDB 2023 telah dijalankan oleh sistem yang diatur dari urutan jarak terdekat.

"Semua kan by sistem ya, jadi kalau itu jaraknya 412 meter dan terjauh yang diterima 423 meter dia tidak mungkin terpental, jadi kita menerima by system, jadi system yang mengurutkan, jadi semakin deket tidak mungkin dia terlempar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Friantha tidak membenarkan isu yang beredar terkait manipulasi Kartu Keluarga (KK) guna melancarkan jalur masuk calon peserta didik baru meski jaraknya jauh dari akomodir di SMAN 5.

"Untuk hal itu pihak sekolah hanya menerima data yang masuk jadi kita tidak tahu menahu untuk hal tersebut apakah ini numpang KK atau tidak, kembali lagi ke pemerintah," pungkasnya.

Sebelumya diberitakan, orangtua siswa bernama Ayip Amir sengaja mengukur jarak terdekat pemukiman ke SMAN 5 Kota Tangerang.

Hal itu dilakukan Ayip Amir lantaran merasa kecewa dan curiga putranya dinyatakan tidak lolos dalam PPDB negeri tingkat SMA/SMK Provinsi Banten.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

KOTA TANGERANG
Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Tragis! Wanita di Neglasari Tewas Dibacok Pedagang Warung Madura Sebanyak 26 Kali Gegara Utang

Selasa, 22 September 2026 | 22:27

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill