RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak delapan sekolah swasta di Kota Serang, Banten telah ditutup akibat diterapkannya sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Hal itu diungkapkan oleh Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FOKKS) Kota Serang.
Pembina FOKKS Kota Serang Hernida menilai penerapan sistem zonasi PPDB telah membuat sekolah swasta semakin lemah dan mengalami penurunan pendaftar siswa baru.
"Mulai dari tahun 2019 hingga 2023 sudah ada delapan sekolah yang tutup akibat tidak mendapatkan siswa," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa, 16 Juli 2024.
Sekolah-sekolah yang tutup tersebut meliputi SMPIT Sidratul Muntaha, SMP PGRI 2, SMP Rahmateollah, SMP Plus Nurul Ma'arif, SMP Curug, SMP YP 17 1, SMP YP 17 2, dan SMP Yasmu.
Menurut Hernida, sistem zonasi dalam PPDB ini telah berdampak terhadap tutupnya sekolah swasta setiap tahun. Bahkan, sekolah-sekolah swasta terpaksa harus membuka pendaftaran hingga Agustus.
"Karena kalau tidak dapat siswa gimana proses belajar mengajar akan berjalan," imbuhnya.
Hernida menambahkan, sistem zonasi tidak membawa perubahan positif terhadap mutu pendidikan dan justru memperlemah sekolah swasta.
Ia meminta Pemerintah Kota Serang maupun pemerintah pusat untuk mengembalikan sistem PPDB ke sistem NEM, di mana penerimaan siswa didasarkan pada nilai ujian akhir.
"Jadi jangan ada zonasi, kita bersaing dengan kualitas," tegasnya.
Hernida juga berharap agar Pemkot Serang lebih memperhatikan sekolah swasta. Sebab, sekolah swasta memiliki potensi yang setara dengan sekolah negeri.
"Untuk sekolah swasta belum ada signifikan siswa yang mendaftar, masih sama seperti tahun lalu. Hampir 70 persen sekolah swasta siswanya di bawah 20 orang," tutupnya.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Upaya penanganan stunting di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terus berjalan sepanjang 2025. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan gizi dan pemantauan kesehatan balita melalui program tanggung jawab sosial perusahaan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews