Connect With Us

Imbas Sistem Zonasi, 8 Sekolah Swasta di Serang Banten Tutup

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 16 Juli 2024 | 13:13

Ilustrasi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak delapan sekolah swasta di Kota Serang, Banten telah ditutup akibat diterapkannya sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Hal itu diungkapkan oleh Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FOKKS) Kota Serang.

Pembina FOKKS Kota Serang Hernida menilai penerapan sistem zonasi PPDB telah membuat sekolah swasta semakin lemah dan mengalami penurunan pendaftar siswa baru. 

"Mulai dari tahun 2019 hingga 2023 sudah ada delapan sekolah yang tutup akibat tidak mendapatkan siswa," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia pada Selasa, 16 Juli 2024.

Sekolah-sekolah yang tutup tersebut meliputi SMPIT Sidratul Muntaha, SMP PGRI 2, SMP Rahmateollah, SMP Plus Nurul Ma'arif, SMP Curug, SMP YP 17 1, SMP YP 17 2, dan SMP Yasmu.

Menurut Hernida, sistem zonasi dalam PPDB ini telah berdampak terhadap tutupnya sekolah swasta setiap tahun. Bahkan, sekolah-sekolah swasta terpaksa harus membuka pendaftaran hingga Agustus.

"Karena kalau tidak dapat siswa gimana proses belajar mengajar akan berjalan," imbuhnya.

Hernida menambahkan, sistem zonasi tidak membawa perubahan positif terhadap mutu pendidikan dan justru memperlemah sekolah swasta. 

Ia meminta Pemerintah Kota Serang maupun pemerintah pusat untuk mengembalikan sistem PPDB ke sistem NEM, di mana penerimaan siswa didasarkan pada nilai ujian akhir.

"Jadi jangan ada zonasi, kita bersaing dengan kualitas," tegasnya.

Hernida juga berharap agar Pemkot Serang lebih memperhatikan sekolah swasta. Sebab, sekolah swasta memiliki potensi yang setara dengan sekolah negeri. 

"Untuk sekolah swasta belum ada signifikan siswa yang mendaftar, masih sama seperti tahun lalu. Hampir 70 persen sekolah swasta siswanya di bawah 20 orang," tutupnya.

NASIONAL
Polisi Klaim Pengendara Makin Taat Lalu Lintas Setelah Ada ETLE

Polisi Klaim Pengendara Makin Taat Lalu Lintas Setelah Ada ETLE

Selasa, 30 Desember 2025 | 17:02

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa sistem tilang elektronik atau ETLE semakin mendominasi penegakan hukum lalu lintas sepanjang 2025.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill