Connect With Us

Ketahuan Jual Obat-obatan Terlarang, Polisi Amankan Toko Kosmetik di Teluknaga Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 17 Juli 2024 | 20:34

M, 29, pemilik toko kosmetik diduga pelaku penjualan obat-obatan terlarang di Kampung Kebon Kecap, Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Polisi mengamankan toko kosmetik di Kampung Kebon Kecap, Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, usai kedapatan menjual obat-obatan terlarang, Selasa, 16 Juli 2024.

Kapolsek Teluknaga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, kronologi berawal saat masyarakat setempat melaporkan adanya aktifitas penjualan obat terlarang daftar G di toko kosmetik tersebut kepada piket Reskrim dipimpin Kanit Iptu Zainal Arifin saat observasi wilayah.

"Setelah dilakukan interogasi kemudian dilakukan pengeledahan. Petugas mendapatkan ribuan butir obat terlarang tersebut berikut uang hasil penjualan," ujar Wahyu dalam keterangannya pada Rabu, 17 Juli 2024.

Dari terduga pelaku berinisial M, 29, polisi menyita ribuan butir terdiri dari 170 obat Tramadoll, 1.187 exsimer, 200 Dextro, 1 handphone untuk komunikasi bertransaksi, serta uang hasil penjualan sebesar Rp694 ribu.

Usai diinterogasi, pelaku mengaku memperoleh barang dari rekan bisnisnya berinisial MB, dengan transaksi menggunakan handphone miliknya.

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti ribuan obat-obatan terlarang ini telah diamankan di Polsek Teluknaga," tambah Wahyu.

Atas perbuatannya pelaku terancam Pasal 196 juncto Pasal 98 Ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling lama 15 tahun.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill