Connect With Us

Pemkab Tangerang Targetkan 438 Ribu Anak Divaksinasi Polio 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 23 Juli 2024 | 21:46

Pj Bupati Tangerang Andi Ony dalam acara PIN Polio di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Selasa, 23 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 438 ribu anak ditargetkan dalam kegiatan vaksinasi polio secara massal dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024.

Kegiatan ini berlangsung mulai 23 hingga 29 Juli 2024 di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony menyatakan bahwa data penerima vaksin telah disusun berdasarkan nama dan alamat untuk memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi polio. 

Dikatakan Andi, program ini bertujuan untuk mencapai target bebas polio bagi anak-anak sesuai dengan arahan pemerintah.

Vaksinasi ini menyasar anak-anak berusia 0 hingga 8 tahun kurang 1 hari dan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi emas di masa depan. 

Pemkab Tangerang menargetkan status bebas polio bagi anak-anak sebelum 17 Agustus, yakni bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

"Kami berharap selama seminggu pelaksanaan ini, vaksinasi polio akan diberikan di berbagai tempat. Pada tanggal 29 nanti, akan dilakukan pengecekan ulang untuk anak-anak yang belum tervaksinasi polio," kata Andi usai membuka pekan imunisasi nasional (PIN) Polio di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Selasa, 23 Juli 2024. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Ahmad Muchlis menambahkan bahwa vaksinasi akan dilakukan dalam dua tahap, sementara tahap kedua akan dimulai pada 10 Agustus mendatang.

Tahap pertama berlangsung dari 23-29 Juli 2024, dan tahap kedua akan dilakukan dua minggu setelahnya, hingga 16 Agustus 2024.

"Total ada 438 ribu anak yang menjadi target vaksinasi dalam periode ini," tegasnya.

Ia memastikan, stok vaksin telah disesuaikan dengan sasaran dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan dan sudah didistribusikan ke puskesmas. 

Muchlis juga menyebut bahwa pelaksanaan vaksinasi ini minim efek samping terkait penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Setiap pos pelayanan imunisasi (pos PIN) dikelola oleh tenaga kesehatan di rumah sakit, klinik, rumah sakit swasta, maupun posyandu. 

Dengan langkah-langkah ini, Muchlis optimistis target vaksinasi polio akan tercapai untuk memastikan kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Kami telah menyiapkan tim KIPI yang siap menangani dan memudahkan pelaporan jika ada kejadian pasca imunisasi. Ini minimal sekali dampak KIPI karena tidak disuntik, cuma ditetes, efek samping kecil sekali," pungkasnya.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill