Connect With Us

DLHK Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Khusus Tangani TPS Liar dan Mafia Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 6 Agustus 2024 | 16:15

Tim Satuan Tugas (Satgas) Khusus tutup TPS liar di Kabupaten Tangerang, Selasa 6 Agustus 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang tengah gencar menangani permasalahan terkait Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah ilegal yang melibatkan mafia sampah.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Khusus dari berbagai instansi. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) DLHK Kabupaten Tangerang Hari Mahardika mengatakan, Tim Satgas Khusus tersebut bertugas melakukan penanganan hukum terhadap pengelola dan pelaku pembuangan sampah di TPS liar.

"Kita sudah bentuk Satgas, sekarang ini kita lagi melakukan pembahasan (teknis), karena kan untuk ini tidak mudah. Makanya sekarang kita akan melibatkan Kejaksaan dan Kepolisian," katanya, Selasa 6 Agustus 2024.

Selain penanganan hukum, Tim Satgas Khusus ini berperan melakukan investigasi terkait keterlibatan mafia sampah dan memetakan lokasi-lokasi mana saja di Kabupaten Tangerang, yang terindikasi bakal dijadikan TPS liar.

Kehadiran tim tersebut juga cukup membantu dalam menangani permasalahan sampah yang menumpuk di TPS liar.

"Ini akan banyak yang terlibat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dishub, Satpol PP dan sebagainya," tutur Mahardika.

Ia menerangkan, struktur Tim Satgas Khusus penanganan TPS liar akan dipimpin langsung dari Sekretariat Daerah (Sekda) dan jajaran di bawahnya terdiri dari instansi lain seperti Jaksa dan Polisi.

"Terus terang sekarang kita belum ada secara struktural, tetapi kemungkinan besar ini pimpinan adalah Sekda. Karena idealnya itu ketuanya memang Sekda," ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemkab Tangerang berkomitmen menindak tegas oknum atau mafia yang melakukan aktivitas pembuangan sampah pada TPS liar.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak Kepolisian setempat untuk menindak tegas oknum berikut mafia pembuang sampah di tempat yang bukan peruntukannya.

"Tinggal nanti proses penyelidikan dan penyidikannya ada di ranah aparat penegak hukum," tuturnya.

Dia mengaku, dalam menyikapi laporan masyarakat terkait maraknya tempat pembuangan dan pembakaran sampah secara ilegal yang telah terjadi di Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa.

Kini telah dilakukan penutupan atau penyegelan sebagai langkah tegas.

"Tahap-tahapannya dari kita (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) sudah dilakukan, dari mulai pelaporan pemasangan spanduk sampai dengan plang pelarangan," ungkapnya.

Ia meminta masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas pembuangan sampah di lokasi yang bukan peruntukannya, untuk segera melapor ke Bagian Penegakan Hukum Pemkab Tangerang maupun aparat penegak hukum setempat.

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill