Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang akan membuang sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rumpin Bogor, mendapat penolakan dari warga setempat.
Berdasarkan informasi, penolakan tersebut dilakukan dengan aksi demo oleh ratusan warga.
Salah seorang warga, Lady menyebut, aksi ini sebagai bentuk penolakan berdirinya TPST di wilayah itu.
Pasalnya, TPST tersebut hanya digunakan sebagai pembuangan sampah-sampah yang dikirim dari wilayah Tangsel.
"Kami sebagai warga merasa dibodohi, karena awal pembangunan itu izin lingkungan, bukan mengenai sampah melainkan mengenai peternakan," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengaku belum mengetahui soal adanya penolakan pembuangan sampah Tangsel ke daerah Rumpin Bogor.
"Saya belum dapat laporan di sana ditolak atau seperti apa. Saya belum dapat laporan terkini dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Nanti saya akan cek kalau memang itu harus dicari solusinya," katanya, saat ditemui di kantor DPRD Kota Tangsel, Selasa 04 Juni 2024.
Disinggung adanya longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cieupecang, Benyamin juga mengaku belum mendapatkan laporan tersebut.
Menurutnya, untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Tangsel diperlukan adanya upaya untuk penanganan berbasis teknologi.
"Makanya diperlukan penanganan berbasis teknologi untuk mengatasi sampah di Kota Tangsel," ujarnya.
Diketahui, sebanyak 400- 450 ton sampah per hari ditampung di TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Mayoritas sampah yang masuk merupakan sampah keluarga dan plastik.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.
Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews