Connect With Us

Umur TPA Rawa Kucing Sisa Satu Tahun Lagi, Ini Upaya DLH Kurangi Sampah di Kota Tangerang 

Advertorial | Rabu, 15 Mei 2024 | 10:58

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin meninjau pengelolaan sampah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing disebut tidak lagi berumur panjang, yakni kurang lebih tersisa satu tahun lagi. Pasalnya, TPA Rawa Kucing per harinya menampung volume sampah mencapai 1.500 ton.

Untuk itu, perlu strategi lebih lanjut terkait pengelolaan sampah untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA.

"Salah satunya ialah diperlukannya peran serta masyarakat untuk melakukan praktik pemilahan sampah di rumah, pengurangan penggunaan plastik, dan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Tihar Sophian.

Menurutnya, aturan ini sebagaimana termaktub dalam Perwal No 102 tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Pemilahan sampah dapat dikelompokkan menjadi lima jenis. Antara lain sampah atau limbah berbahaya, sampah mudah terurai, sampah yang dapat digunakan kembali, sampah daur ulang, dan sampah lainnya.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang perlu melakukan pembatasan penggunaan kantong plastik seperti larangan penggunaan kantong plastik dan menekankan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan di pusat perbelanjaan, pasar rakyat, toko swalayan, dan restoran.

"Saat ini, hanya terdapat 94 bank sampah aktif, 7 lokasi TPS 3R, dan 1 ITF atau pengolahan sampah dengan teknologi menggunakan maggot jenis Black Soldier Fly," paparnya.

Oleh karenanya, harus dilakukan pembentukan bank sampah atau Kampung Iklim di 1.060 RW. Kemudian pembangunan TPS 3R di 104 kelurahan, dan pembangunan ITF/SPA/PDU/POO/TPST di 13 kecamatan.

Ia menegaskan, masyarakat juga didorong agar terlibat aktif, mulai dari memilah sampah baik organik, anorganik, dan sampah spesifik, melakukan pengomposan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menggunakan kantong belanja yang dapat digunakan berkali-kali, sedekah sampah, hingga less waste event.

"Ke depannya diberlakukan juga rencana pengangkutan sampah yang sudah terpilah tersebut menggunakan armada truk pengangkut terpilah," kata Tihar.

Upaya-upaya dan langkah pengolahan tersebut dilakukan untuk mengurangi volume sampah di Kota Tangerang guna memperpanjang umur TPA Rawa Kucing.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill