Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengangkut sampah di Pelabuhan Perikanan Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan yang mengusung tema Indonesia Coastal Clean-up, penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan itu, dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten yang bekerjasama dengan BUMN Pertamina Gas Negara (PGN) serta Kementerian LHK RI.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dua hari pada 6 dan 7 Juni 2024, total ada 104 ton sampah yang berhasil diangkut dari kawasan pantai tersebut.
Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK) Tulus Laksono mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Banten ini salah satu konsennya pada bersih-bersih sampah di pantai.
"Ada dua alat berat dan 10 armada pengangkut yang kita turunkan. Alhamdulillah di hari pertama kita sudah mengangkut 24 ton sampah dan di hari kedua 78 ton sampah," ucapnya, Jumat 7 Juni 2024.
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Sebab, selain mencemari lingkungan, sampah-sampah tersebut terkirim hingga akhirnya menumpuk di pantai.
"Jadi kita atasi dari hulunya juga, tidak hanya di hilirnya," kata Tulus.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam lingkungan sekitar.
Hal itu penting dilakukan guna keberlangsungan kehidupan yang lebih baik bagi generasi bangsa.
"Esensi dari kegiatan ini adalah bagaimana kita semua bisa bersahabat dengan alam dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Kalau itu sudah bersahabat baik dengan alam, maka kesinambungan akan terjadi dalam jangka panjang," ujarnya.
Dikatakan Al Muktabar, isu lingkungan hidup seperti global warming dan persoalan sampah saat ini tengah menjadi konsen berbagai negara di belahan dunia, termasuk Indonesia.
Pemprov Banten sendiri saat ini tengah mempersiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional, dengan memanfaatkan lahan kawasan hutan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Proses izinnya saat ini sudah dilakukan, sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilakukan pembangunan.
"Jadi nantinya, persoalan sampah di Banten dengan seluruh Pemda-nya bisa terselesaikan," ucapnya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Pemprov Banten kepada daerahnya yang begitu besar dalam berbagai hal.
Menurut Irna, penyelesaian persoalan sampah ini harus dilakukan bersama-sama secara pentahelix, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat serta peran dunia usaha.
"Kita juga sudah berikan edukasi kepada lima desa di sekitar teluk ini agar membuang sampah pada tempatnya. Karena pantai teluk ini merupakan cekungan, di mana sampah-sampah dari sungai itu semua bermuara ke sini," jelasnya.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews