Connect With Us

Hari Lingkungan Hidup, 104 Ton Sampah Diangkut dari Pantai di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Juni 2024 | 16:26

Pengangkutan sampah di Pelabuhan Perikanan Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat 7 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengangkut sampah di Pelabuhan Perikanan Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan yang mengusung tema Indonesia Coastal Clean-up, penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan itu, dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten yang bekerjasama dengan BUMN Pertamina Gas Negara (PGN) serta Kementerian LHK RI.

Dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dua hari pada 6 dan 7 Juni 2024, total ada 104 ton sampah yang berhasil diangkut dari kawasan pantai tersebut.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK) Tulus Laksono mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Banten ini salah satu konsennya pada bersih-bersih sampah di pantai.

"Ada dua alat berat dan 10 armada pengangkut yang kita turunkan. Alhamdulillah di hari pertama kita sudah mengangkut 24 ton sampah dan di hari kedua 78 ton sampah," ucapnya, Jumat 7 Juni 2024.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Sebab, selain mencemari lingkungan, sampah-sampah tersebut terkirim hingga akhirnya menumpuk di pantai.

"Jadi kita atasi dari hulunya juga, tidak hanya di hilirnya," kata Tulus.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam lingkungan sekitar. 

Hal itu penting dilakukan guna keberlangsungan kehidupan yang lebih baik bagi generasi bangsa.

"Esensi dari kegiatan ini adalah bagaimana kita semua bisa bersahabat dengan alam dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Kalau itu sudah bersahabat baik dengan alam, maka kesinambungan akan terjadi dalam jangka panjang," ujarnya.

Dikatakan Al Muktabar, isu lingkungan hidup seperti global warming dan persoalan sampah saat ini tengah menjadi konsen berbagai negara di belahan dunia, termasuk Indonesia. 

Pemprov Banten sendiri saat ini tengah mempersiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional, dengan memanfaatkan lahan kawasan hutan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Proses izinnya saat ini sudah dilakukan, sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilakukan pembangunan. 

"Jadi nantinya, persoalan sampah di Banten dengan seluruh Pemda-nya bisa terselesaikan," ucapnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Pemprov Banten kepada daerahnya yang begitu besar dalam berbagai hal. 

Menurut Irna, penyelesaian persoalan sampah ini harus dilakukan bersama-sama secara pentahelix, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat serta peran dunia usaha. 

"Kita juga sudah berikan edukasi kepada lima desa di sekitar teluk ini agar membuang sampah pada tempatnya. Karena pantai teluk ini merupakan cekungan, di mana sampah-sampah dari sungai itu semua bermuara ke sini," jelasnya.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

KOTA TANGERANG
Cegah Kenakalan Remaja, Polres Metro Tangerang Gandeng Sekolah untuk Pemetaan Siswa Bermasalah

Cegah Kenakalan Remaja, Polres Metro Tangerang Gandeng Sekolah untuk Pemetaan Siswa Bermasalah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:39

Polres Metro Tangerang Kota melakukan langkah pencegahan kenakalan remaja yang dilakukan oleh pelajar wilayah hukumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill