Connect With Us

Berhasil Kelola 2.304 Ton Sampah di BSD Tangerang, Sinar Mas Land Raih Award4Change

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Juni 2024 | 02:53

Penyerahan penghargaan bergengsi Award4Change “Circular Township Award” kepada Sinas Mas Land dari Waste4Change, Rabu 5 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land, melalui proyek townshipnya BSD City, menerima penghargaan bergengsi Award4Change “Circular Township Award” karena dinilai berhasil mengelola 2.304,4 ton sampah dari masyarakat di kawasan tersebut.

Penghargaan yang bertepatan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, diberikan langsung oleh Edi Rivai, Board of Director Waste4Change kepada M Reza Abdulmajid, Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land, di Marketing Gallery BSD City, Rabu 5 Juni 2024.

Award4Change merupakan ajang penghargaan tahunan yang konsisten diselenggarakan sejak tahun 2020.

Penghargaan ini diberikan kepada berbagai pemangku kepentingan multisektor termasuk kementerian, swasta, BUMN, kedutaan negara sahabat, hingga NGO (non-governmental organization), yang dianggap memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan menjalankan pembangunan berkelanjutan. 

M Reza Abdulmajid, Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land menyatakan bukan perkara mudah untuk menangani permasalahan pengolahan sampah.

Karena itu, Sinar Mas Land terus berkomitmen dalam menyediakan solusi inovatif untuk pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

"Salah satunya menggandeng Waste4Change, sebagai perusahaan penyedia layanan pengelolaan sampah yang dapat membantu mengelola sampah secara optimal dan bertanggung jawab, guna mengurangi produksi sampah berakhir di TPA," jelasnya.

Menurutnya, diperlukan kerja sama dan sinergi dengan berbagai stakeholders untuk mencapai hal baik tersebut. "Semoga kerjasama ini terus berjalan sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas," terangnya.

M Bijaksana Junerosano, Founder & CEO Waste4Change menambahkan pihaknya mengapresiasi komitmen BSD City dalam mengimplementasikan praktik baik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Semoba hal ini menjadi fenomena teladan untuk Indonesia bahwa dengan kolaborasi dan kesungguhan demi bumi lestari, ekosistem sehat dan berkelanjutan adalah sebuah keniscayaan.

"Penghargaan ini merupakan momen World Environment Day 2024 terbaik tahun ini, wujud nyata bahwa dengan circular township maka sampah yang sejatinya material, bukan lagi menjadi masalah, melainkan sumber daya yang turut menggerakkan perekonomian bangsa," terangnya.

Bijaksana menjelaskan Sinas Mas Land melalui BSD City sejak Januari 2023 telah berkolaborasi dengan Waste4Change, guna melakukan pengelolaan sampah.

Berdasarkan catatannya, total sampah yang dikelola Waste4Change di BSD City mencapai 2.304,4 ton yang berasal dari 3.244 ruma dan  4 tower area komersial.

"Dari pengolahan sampah tersebut, sebanyak 515,3 ton sampah sisa makanan diubah menjadi protein maggot dan kompos, serta 356,4 ton sampah didaur ulang menjadi material baru bermanfaat," jelasnya.

Sementara pengolahan sampah tersebut setara dengan pengurangan karbon sebesar 163,1 ton CO2-eq/tahun, sehingga turut berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan emisi karbon.

BANTEN
Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:50

Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill