Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com– Kebakaran terjadi di lapak limbah plastik dan busa yang berlokasi di Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 11 Agustus 2024.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, diduga kebakaran bermula dari adanya pembakaran sampah yang tidak terkendali.
Api dengan cepat menjalar ke tumpukan limbah plastik dan busa, dipicu oleh tiupan angin kencang di lokasi.
Warga sekitar yang melihat api mulai membesar di lokasi tersebut kemudian melapor kepada petugas pada pukul 10:29 WIB.
Penanganan kebakaran dilakukan oleh tim pemadam kebakaran dari Pos Tigaraksa yang tiba di lokasi pada pukul 10:37 WIB.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 14:15 WIB lantaran petugas di lapangan sempat menghadapi kendala sumber air yang terbatas, serta akses jalan yang sempit.
Adapun penanganan melibatkan dua unit pemadam kebakaran dari Pos Tigaraksa dan satu unit tambahan dari Pos Cisoka dengan total tujuh personel dari kedua pos tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews