Connect With Us

Terkendala Air, Pemadaman Kebakaran Lapak Limbah Plastik di Tigaraksa Tangerang Makan Waktu Dua Jam

Fahrul Dwi Putra, Yanto | Minggu, 11 Agustus 2024 | 19:21

Kebakaran lapak limbah plastik dan busa di Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 11 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto )

TANGERANGNEWS.com– Kebakaran terjadi di lapak limbah plastik dan busa yang berlokasi di Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 11 Agustus 2024. 

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, diduga kebakaran bermula dari adanya pembakaran sampah yang tidak terkendali. 

Api dengan cepat menjalar ke tumpukan limbah plastik dan busa, dipicu oleh tiupan angin kencang di lokasi. 

Warga sekitar yang melihat api mulai membesar di lokasi tersebut kemudian melapor kepada petugas pada pukul 10:29 WIB. 

Penanganan kebakaran dilakukan oleh tim pemadam kebakaran dari Pos Tigaraksa yang tiba di lokasi pada pukul 10:37 WIB. 

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 14:15 WIB lantaran petugas di lapangan sempat menghadapi kendala sumber air yang terbatas, serta akses jalan yang sempit. 

Adapun penanganan melibatkan dua unit pemadam kebakaran dari Pos Tigaraksa dan satu unit tambahan dari Pos Cisoka dengan total tujuh personel dari kedua pos tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta.

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill