KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com – Arus lalu lintas di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami kemacetan parah hari ini, Kamis, 29 Agustus 2024. Macet diakibatkan adanya ratusan massa yang mendampingi pasangan calon bupati mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang.
Kemacetan mulai terjadi sejak pukul 08.00 WIB dan terus berlanjut hingga siang hari. Ratusan pendukung dari beberapa pasangan calon berkumpul di sekitar Kantor KPU, menambah kepadatan lalu lintas di jalan utama yang menghubungkan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Petugas dari Satlantas Polres Tangerang Kota dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan mencoba mengurai kemacetan.
"Macet parah banget, sebaiknya hindari jalan Pemda Tigaraksa," ujar Arief salah seorang pengendara yang terjebak macet.
Selain mengakibatkan kemacetan, pendaftaran pasangan calon di Kantor KPU juga menarik perhatian warga sekitar yang ingin melihat langsung proses tersebut, sehingga semakin memperparah situasi.
Bagi masyarakat yang hendak melintasi area tersebut, disarankan untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga situasi kembali normal.
Diketahui, hari ini pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang mendaftar ke KPU Kabupaten Tangerang. Yaitu pasangan calon Mochamad Maesyal Rasyid- Intan Nurul Hikmah dan pasangan Mad Romli-Irvansyah.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews