Connect With Us

Sandiaga Uno Sebut UMKM di Kabupaten Tangerang Masih Banyak Kendala

Yanto | Sabtu, 14 September 2024 | 19:21

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop KaTaKreatif di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu 14 September 2024. (@TangerangNews / Yanto )

TANGERANGNEWS.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tangerang masih banyak mengalami kendala.

Hal itu dikatakan Sandiaga saat menghadiri Workshop KaTaKreatif di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu 14 September 2024.

"Kalau saya lihat, Kabupaten Tangerang saat ini masih banyak kendala mengenai pembiayaan, pendamping untuk usaha, ditambah pemasaran. Di Kabupaten Tangerang lumayan susah untuk pemasarannya," ujar Sandiaga.

Untuk itu, ia meminta para pemilik UMKM agar berani kreatif serta menciptakan inovasi baru sehingga usahanya dapat berkembang.

Masih dikatakan Sandiaga, dengan inovasi dan digitalisasi, para pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian daerah, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Sandiaga juga juga menyampaikan kiat sukses dalam mengembangkan usaha. 

Misalnya saja, membangun jejaring yang tidak hanya dengan sesama pelaku UMKM, pemerintah atau pihak swasta, tetapi juga membangun jejaring melalui media digital dengan memanfaatkan teknologi informasi, seperti media sosial hingga marketplace.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga mengapresiasi salah satu pengusaha Kabupaten Tangerang, yakni Batik Balaraja.

Menurutnya, hingga saat ini usaha Batik Balaraja sangat maju dan terkenal di kalangan pengusaha batik.

"Produknya terkenal ditambah usahanya sudah mulai berkembang, semoga UMKM lain juga bisa mengikuti," imbuhnya.

Sementara itu, Anna, Pemilik Usaha Batik Balaraja, sangat bersyukur usaha yang selama ini ia jalani bertahun-tahun sudah bisa berkembang dan bisa bersaing dengan produk batik lainnya.

"Alhamdulillah usaha saya selama 7 bulan, bisa berkembang, maju dan bisa bersaing dengan produk UMKM lain," Ujar Anna 

Anna mengaku banyak mengalami rintangan saat merintis usahanya hingga bisa berkembang pesat.

"Banyak banget rintangan yang saya alami dari jatuh hingga bangun lagi. Alhamdulillah sekarang sudah maju," tukasnya.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill