Connect With Us

Didorong Jadi Penggerak Produk Konten Islami, Sandiaga Uno Ajak Santri Melek Industri Digital

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 15 September 2024 | 20:30

Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri kegiatan Santri Digitalpreneur Indonesia di Pondok Pesantren Nur Antika, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 14 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak para santri dan generasi milenial untuk melek dunia digital.

"Santri diharapkan dapat menjadi produsen informasi dan literasi, serta penggerak konten dan produk berkualitas yang bernilai Islami," ucap Sandiaga dalam kegiatan Santri Digitalpreneur Indonesia di Pondok Pesantren Nur Antika, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 14 September 2024.

Dalam acara yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini, Sandiaga Uno sempat berdiskusi dengan ratusan santri terkait tantangan yang dihadapi santri dalam menghadapi perkembangan industri digital kreatif.

Sandiaga berharap, program Santri Digitalpreneur Indonesia mampu mencetak santri yang berkarakter kuat, kompetitif di industri kreatif dan digital, serta tetap mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah. 

Dijelaskan Sandiaga, tujuan Program Santri Digitalpreneur Indonesia ialah untuk memberikan pelatihan dan meningkatkan kapasitas santri dalam dunia digital dan industri kreatif. 

Adapun Pemilihan peserta didasarkan pada minat santri terhadap proses kreatif dan digitalisasi. 

Dia menambahkan, program ini akan menjaring 50 peserta dari 10 pesantren di setiap kota. 

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama empat hari, di mana setiap pesantren akan membentuk satu kelompok yang diminta untuk menghasilkan satu konten kreatif. Karya terbaik akan dipamerkan dalam Demo Day di Jakarta.

"Santri harus menjadi garda terdepan dalam industri kreatif menuju generasi keratif dan berdaya saing menuju Indonesia Emas," jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, Kemenparekraf juga melibatkan tokoh-tokoh muda kreatif serta mentor profesional di bidang digital dan kreatif. 

Nantinya melalui pelatihan ini, santri diharapkan dapat menciptakan konten dakwah yang kreatif, inspiratif, dan mampu menyebarkan nilai-nilai Islam secara luas.

"Ke depan santri dapat menciptakan konten dakwah yang menarik, kreatif, dan inspiratif, sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai Islam secara luas dan efektif," tutupnya.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill