RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANGNEWS.com– Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) TKR Kabupaten Tangerang kembali mengumumkan adanya gangguan pasokan air akibat kebocoran pipa distribusi berdiameter 300 mm.
Kebocoran ini terjadi pada Kamis, 3 Oktober 2024, yang diduga akibat pekerjaan utilitas lain di lokasi tersebut.
Pekerjaan perbaikan kebocoran ini dimulai pukul 10.00 WIB dan diperkirakan memakan waktu hingga delapan jam, sehingga beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang mengalami gangguan pasokan air. Wilayah yang terdampak antara lain:
1. Pelayanan Wilayah II Kota
2. Pelayanan Wilayah II Kabupaten
3. Sebagian Pelayanan Wilayah III
4. Pelayanan Rajeg Zona C
Atas gangguan ini, Perumdam TKR menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan ini dan mengimbau agar warga di wilayah terdampak menampung air sebagai persiapan sebelum aliran air dihentikan sementara.
"Kami mengimbau agar pelanggan untuk bisa menampung air sebelum pekerjaan dilakukan," tulis Perumdam TKR dalam unggahan di akun Instagram resminya, @perumdam_tkr.
Sebelumnya, Perumdam TKR melalui media sosial juga mengumumkan perbaikan pipa bocor serupa juga di Jl. Teuku Umar Tangerang, depan PT. Air Tech Industries. Proses perbaikan ini meliputi pemotongan pipa distribusi yang sudah selesai dilakukan pada pukul 15.30 WIB.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan bisa menghubungi contact center Perumdam TKR atau mengikuti akun media sosial resmi untuk mendapatkan update terkini.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGRuas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews