Connect With Us

PERUMDAM TKR Bangun Reservoir, Bisa Tampung Air 4.000 Meter Kubik

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Juli 2024 | 09:50

Kegiatan Sosialisasi pembangunan reservoir yang berlangsung di Kantor Kecamatan Pasar Kemis pada Selasa, 9 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PERUMDAM Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang membangun reservoir di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Direktur Teknik PERUMDAM TKR Yadi Treviyadi menjelaskan, reservoir yang akan dibangun memiliki kapasitas 4.000 m³.

Nantinya, Reservoir ini akan menyimpan air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikokol dan menyalurkannya ke Kecamatan Rajeg melalui jaringan pipa.

Proses konstruksi diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan dan diharapkan selesai pada akhir 2024.

Lebih lanjut, Yadi menyatakan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen PERUMDAM TKR untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Rajeg. Sebab, reservoir tersebut akan menerima pasokan air dari Jaringan Distribusi Utama (JDU) sepanjang 14 kilometer yang telah selesai dibangun dari Cikokol.

"Kami juga membutuhkan dukungan dari masyarakat sekitar agar pembangunannya akan tetap lancar aman dan bisa tepat sasaran," ujar Yadi dalam sosialisasi yang berlangsung di Kantor Kecamatan Pasar Kemis pada Selasa, 9 Juli 2024.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Pengamanan Pembangunan Infrastruktur Kawasan dan Sektor Strategis Lainnya Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Prihatin menekankan, pembangunan reservoir di Rajeg baru memasuki tahap awal. 

Dikatakan Prihatin, Kejagung RI bekerja sama dengan PERUMDAM TKR dan pihak pelaksana untuk memastikan proyek berjalan lancar. 

Prihatin juga meminta pengertian masyarakat atas gangguan yang mungkin terjadi selama pembangunan.

"Sebelum adanya pembangunan secara fisik maka pihak kami meminta ijin kepada masyarakat karena terganggu sedikit akan adanya Pembangunan," katanya.

Prihatin menambahkan, pelayanan air bersih merupakan kewajiban PERUMDAM TKR, dan ia berharap proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga distribusi air bersih ke Kecamatan Rajeg dapat segera dilakukan.

Sementara itu, Direktur PT Tigalapan Adam Internasional, Muhammad Herman Flohr, sebagai pelaksana proyek, mengungkapkan, pembangunan reservoir mungkin akan sedikit mengganggu lalu lintas karena adanya pengecoran dan aktivitas teknis lainnya. 

Namun, ia berjanji akan meminimalkan dampak tersebut dengan menggunakan metode pembangunan yang mengurangi getaran dan suara. 

Jika diperlukan, Herman juga akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran selama proses konstruksi.

BANTEN
Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43

Aktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya

KAB. TANGERANG
Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:34

Penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 dinilai masih menjadi kendala tersendiri bagi dunia usaha di Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill