Connect With Us

Longsor di Pagedangan Tangerang Hancurkan Jembatan hingga Memutus Akses Jalan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 November 2024 | 21:39

Tanah longsor terjadi di Kampung Ranca Haur, RT02/02, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 5 November 2024. (TangerangNews / Rangga)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menghancurkan jembatan yang menjadi akses jalan antara Kampung Ranca Haur dan Desa Karang Tengah, Selasa 5 November 2024.

Akibatnya, akses jalan pun terputus lantaran tidak bisa dilalui.

Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, jembatan yang kerap dilalui warga sekitar itu amblas sepanjang 40 meter dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Diduga hal itu disebabkan akibat curah hujan yang deras. Ditambah di samping jembatan tengah dibangun sebuah tandon untuk menampung air Perumahan Golden Flower.

"Kejadian tadi sore, sekitar jam 16.30 WIB. Tiba-tiba Tanah yang berada di lokasi bergerak dan longsor," ujar Tio warga sekitar.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun jalan yang sering dilalui itu tidak bisa digunakan lagi.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang langsung ke lokasi meninjau longsor tersebut.

"Iya saya langsung meninjau lokasi untuk mencari penyebabnya apa, namun dalam peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ujar Victor.

Dalam peristiwa tersebut, Victor memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya saja akses jalan tersebut jadi terputus, sehingga warga harus melewati Perumahan Goldern Flower.

"Alhamdulillah saat di lokasi tidak ada korban jiwa. Sebagian warga yang sering melewati jalan tersebut masih bisa lewat Perumahan Golden Flower, yang berada di samping Kampung Ranca Haur," imbuhnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill