KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menghancurkan jembatan yang menjadi akses jalan antara Kampung Ranca Haur dan Desa Karang Tengah, Selasa 5 November 2024.
Akibatnya, akses jalan pun terputus lantaran tidak bisa dilalui.
Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, jembatan yang kerap dilalui warga sekitar itu amblas sepanjang 40 meter dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Diduga hal itu disebabkan akibat curah hujan yang deras. Ditambah di samping jembatan tengah dibangun sebuah tandon untuk menampung air Perumahan Golden Flower.
"Kejadian tadi sore, sekitar jam 16.30 WIB. Tiba-tiba Tanah yang berada di lokasi bergerak dan longsor," ujar Tio warga sekitar.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun jalan yang sering dilalui itu tidak bisa digunakan lagi.
Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang langsung ke lokasi meninjau longsor tersebut.
"Iya saya langsung meninjau lokasi untuk mencari penyebabnya apa, namun dalam peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ujar Victor.
Dalam peristiwa tersebut, Victor memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya saja akses jalan tersebut jadi terputus, sehingga warga harus melewati Perumahan Goldern Flower.
"Alhamdulillah saat di lokasi tidak ada korban jiwa. Sebagian warga yang sering melewati jalan tersebut masih bisa lewat Perumahan Golden Flower, yang berada di samping Kampung Ranca Haur," imbuhnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGInsiden kebakaran hebat menghanguskan puluhan gudang yang berada di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews