Connect With Us

Ciptakan Lingkungan Belajar Inklusif, Intan Bakal Tambah SLB di Kabupaten Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 14 November 2024 | 14:32

Calon Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat berswafoto bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Dok. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan merangkul keberagaman, Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah, berencana memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tangerang. 

Saat ini, Kabupaten Tangerang hanya memiliki satu sekolah luar biasa negeri (SLBN), yaitu di Balaraja. 

Menurut Intan, hal ini menjadi perhatian serius terkait memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua anak.

"Ke depan akan kita tambah dua lagi, menjadi tiga," ujar Intan kepada awak media pada Kamis, 14 November 2024.

Rencana penambahan sekolah ini akan difokuskan di wilayah Kecamatan Curug dan daerah pesisir utara Tangerang. 

Namun, sebelum pembangunan dimulai, Intan menyebut akan melakukan pendataan terlebih dahulu untuk mengetahui lokasi dengan jumlah anak berkebutuhan khusus yang paling banyak. 

"Rencananya, di wilayah Curug dan Utara. Namun, nanti akan dicek dulu data anak berkebutuhan khusus itu banyaknya dimana," jelas Intan.

Bagi Intan, keberadaan SLB Negeri akan memberikan banyak manfaat terutama dalam memberikan pendidikan gratis yang inklusif. 

"SLB merupakan bagian terpadu dari sistem pendidikan nasional. Dan, inipun menjadi prioritas program pendidikan kita, yang akan menciptakan sekolah inklusif. Sehingga, semua generasi Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan yang sama untuk membangun Kabupaten Tangerang semakin gemilang," kata Intan. 

Selain itu, sekolah-sekolah ini juga berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang nilai keberagaman.

Lebih lanjut, Intan menjelaskan bahwa SLB adalah bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Lembaga ini menyelenggarakan proses pembelajaran khusus untuk anak-anak yang memiliki tantangan fisik, emosional, mental, atau sosial. 

Terkait realisasi rencana ini, lanjut Intan, pihaknya akan menyiapkan tenaga pendidik yang berkompeten. Sebab, guru-guru di SLB harus memiliki latar belakang pendidikan luar biasa agar mampu memberikan pendekatan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.

"Gurunya berbeda, mereka benar-benar khusus untuk mendidik anak-anak SLB. Merekapun harus memiliki ijazah jurusan pendidikan luar biasa," jelasnya.

Intan berharap penambahan SLB ini dapat memperkuat program pendidikan inklusif di Kabupaten Tangerang. Program ini akan menjadi prioritas dalam menciptakan generasi muda yang siap berkontribusi untuk membangun masa depan yang lebih gemilang.

"Karena setiap anak, harus terjamin masa depannya. Maka setiap anak harus mendapat layanan pendidikan yang baik, agar anak dapat berkembang secara optimal," tutupnya.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill