Connect With Us

Bos Media Banting Setir Jadi Penjual Nasi Jagal di Tangerang, Baru Buka Langsung Viral  

Fahrul Dwi Putra | Senin, 6 Januari 2025 | 13:06

Kuliner Nasi Jagal Bang Mul yang berlokasi di Lapangan Serbaguna Cluster Catalina, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Dunia kuliner kembali melahirkan cerita inspiratif, kali ini dari Bang Mulia, atau yang akrab disapa Bang Mul. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai bos di berbagai media massa sekaligus konsultan komunikasi di perusahaan swasta/BUMN ini memutuskan menekuni dunia kuliner. 

Bang Mul memilih untuk berfokus pada kuliner nasi jagal sapi, yakni salah makanan legendaris khas Tangerang.

Bukan tanpa alasan, kecintaannya terhadap kuliner, terutama nasi jagal sapi, menjadi pertimbangan utama di balik keputusan Bang Mul membuka usaha nasi jagal.

Baginya, nasi jagal sapi memiliki cita rasa khas yang memadukan manis, asin, dan pedas, sehingga cocok di lidah siapa saja. Selain itu, harganya yang terjangkau membuat makanan ini digemari banyak kalangan.  

"Saya lihat, peminat nasi jagal sapi pun sangat banyak ya, mungkin karena harganya yang murah meriah. Karena itu saya memutuskan untuk mulai membuka usaha kuliner ini," ujar Bang Mul di Tangerang, Senin, 6 Januari 2025.  

Saat ini, gerai pertama Nasi Jagal Bang Mul berada di Lapangan Serbaguna Cluster Catalina, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. 

Meski baru dibuka pada November 2024, usaha ini langsung viral dan berhasil menarik perhatian banyak orang. Dalam sehari, gerainya mampu menghabiskan lebih dari 10 kilogram daging sapi.  

Lebih lanjut, Bang Mul juga berencana mengembangkan usahanya dengan membuka beberapa cabang baru di kawasan sekitar Gading Serpong dan BSD City. 

"Bisa dibilang, untuk kawasan Gading Serpong baru ada Nasi Jagal Bang Mul. Kalau di Karawaci sudah ada beberapa pengusaha kuliner nasi jagal sapi. Ke depannya, saya berencana untuk menambah gerai Nasi Jagal Bang Mul di beberapa titik di sekitar Gading Serpong dan BSD City," katanya.  

Dijelaskan Bang Mul, nasi jagal sapi sendiri merupakan kuliner yang sudah lama menjadi ikon di Tangerang. Hidangan ini biasanya terdiri dari nasi putih, potongan daging sapi berbumbu, sambal kecap, bawang goreng, serta tambahan emping atau telur asin. Adapun harganya dibanderol mulai dari Rp15 ribu hingga Rp20 ribu.

Untuk mempermudah pelanggan, Nasi Jagal Bang Mul juga tersedia melalui layanan pesan antar di aplikasi seperti GoFood, GrabFood, dan Shopee Food. Bagi yang ingin menikmati suasana santai, pelanggan dapat langsung datang ke gerai untuk makan di tempat.  

Tidak hanya nasi jagal sapi, terdapa juga varian menu lainnya seperti sop iga dan sate jagal. 

"Nasi Jagal Bang Mul diracik dengan rempah-rempah hasil bumi Indonesia, yang ditambahkan dengan bumbu khusus dari petis ikan laut sehingga cita rasa nasi jagal sapi terasa gurih dan nikmat. Jadi, silakan datang dan cicipi," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Komika Mega Salsabilah Diserang Buzzer Usai Kritik Pemkab Tangerang

Komika Mega Salsabilah Diserang Buzzer Usai Kritik Pemkab Tangerang

Jumat, 9 Januari 2026 | 21:06

Seorang Komika Mega Salsabilah mengaku tidak takut untuk terus mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang soal kebijakan - kebijakan yang dirasa janggal.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

SPORT
Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Carlos Pena Panggil Eks Pemain Persija Perkuat Lini Tengah Persita Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 12:41

Persita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill