Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Sekolah SDN Kulon IV Curug Kabupaten Tangerang Ratnasih mengungkapkan rasa syukurnya setelah sekolahnya mendapat kunjungan langsung dari Wakil Menteri BUMN, dalam pelaksanaan makana bergizi gratis (MBG).
Ratnasih menyebut kunjungan tersebut sebagai anugerah bagi sekolah yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah pusat.
"Sebuah anugerah di mana posisi kami ya sekolah ini kan sebenarnya di dalam, yang mungkin biasanya kurang diperhatikan. Tapi ternyata alhamdulillah kami mendapatkan kepercayaan untuk mendapatkan kunjungan langsung dari Wakil Menteri BUMN," ujarnya pada Rabu 22 Januari 2025.
Ratnasih mengakui sekolahnya memiliki keterbatasan, baik dari segi fasilitas maupun jumlah kelas, sehingga diharapkan adanya pembanguan kelas baru.
"Kami punya 5 kelas, jadi harapan ke depan pastinya dengan kunjungan seperti ini, kami berharap bisa mendapatkan perhatian lebih," katanya.
Dia juga menambahkan pentingnya keberlanjutan program yang telah dibahas selama kunjungan.
"Mudah-mudahan harapan utama kami adalah segera terealisasi program-program yang ada. Kami juga mengharapkan gedung baru yang memenuhi standar," ujarnya.
Masih dikatakan Ratnasih, langkah ini diharapkan dapat menjadi awal dari perbaikan fasilitas pendidikan di sekolahnya. "Kami ingin tahun depan bukan hanya sekedar harapan, tetapi nyata," tegasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSatuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews