Connect With Us

Pencabutan Pagar Laut Tangerang Kembali Terhambat Cuaca Buruk

Yanto | Kamis, 30 Januari 2025 | 15:56

Pencabutan pagar laut di Kabupaten Tangerang terhambat akibat cuaca buruk, Kamis 30 Januari 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Upaya pencabutan pagar laut di Kabupaten Tangerang kembali mengalami hambatan akibat faktor cuaca ekstrem.

Hujan deras dan angin kencang disertai ombak besar membuat proses tersebut harus ditunda demi keselamatan personel yang bertugas.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta Letkol Laut (KH) M Qomar Syarifudin mengungkapkan kondisi cuaca yang buruk hari ini sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Ya, kan sesuai dengan prediksi BMKG, cuaca akan buruk sampai beberapa hari ke depan. Hari ini tanggal 30, tapi cuaca masih kurang baik. Demi keselamatan, bahkan dari kemarin sampai sekarang pun kondisi ombak belum membaik," ujar Al Qomar saat ditemui di lokasi, Kamis 30 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa gelombang tinggi dan angin kencang masih terus terjadi, sehingga pencabutan pagar laut belum bisa dilakukan dengan aman.

"Ombak itu belum berhenti, angin juga belum landai. Kalau masyarakat melihat, mungkin mereka tidak menyadari seberapa berbahayanya kondisi di laut. Makanya, untuk sementara, pencabutan pagar laut ditunda sampai cuaca memungkinkan," jelasnya.

Meskipun kegiatan dihentikan sementara, seluruh personel TNI tetap siaga di Tanjung Pasir, menunggu kondisi cuaca yang lebih bersahabat.

"Semua personel masih stand by di Tanjung Pasir. Jika hari ini angin masih kencang dan ombak masih tinggi, maka kita tunggu perkembangan besok," tambahnya.

Di sisi lain, ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala kesehatan yang dialami oleh personel di lapangan.

"Sampai sekarang, di posko kesehatan tidak ada laporan kendala kesehatan dari personel. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill