Connect With Us

154 Personel dan 10 Kapal Polair Bongkar Pagar Laut Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Januari 2025 | 21:42

Dirpolairud Polda Metro Jaya bersama Polda Banten membongkar pagar laut di Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin 27 Januari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 154 personel Polisi Perairan (Polair) dari Polda Metro Jaya dan Polda Banten dikerahkan membongkar pagar laut di Kabupaten Tangerang, Senin 27 Januari 2025.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Ppl Joko Sadono mengatakan dalam pembongkaran ini selain melibatkan ratusan personel juga diterjunkan 10 kapal, terdiri dari tiga kapal Korpolairud, lima kapal Polda Metro, dan dua kapal Polda Banten.

Pembongkaran pagar laut ini sudah dilakukan sejak 23 Januari 2025. Kegiatan hari ini pin dimulai dengan apel persiapan sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim kemudian bergerak menuju perairan Tangerang pada pukul 09.00 WIB untuk melanjutkan pembongkaran hingga sore.

"Sampai pukul 13.00 WIB, sekitar 150 meter bambu pagar laut berhasil dicabut," katanya di Gedung Satuan Patroli Polairud Polda Metro Jaya, Jakarta Utara.

Adapun wilayah yang menjadi fokus pembongkaran salah satunya adalah perairan Desa Kramat, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Joko optimistis target pencabutan hingga 300 meter bisa tercapai sebelum kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB.

Menurutnya, tidak ada kendala besar yang dihadapi dalam operasi ini. Hanya saja, tim sempat menghadapi sedikit tantangan berupa ombak ringan saat siang hari.

"Alhamdulillah, kendala hari ini tidak ada. Anggota di lapangan melaporkan pekerjaan berjalan lancar," ujarnya.

BANDARA
Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Erupsi Gunung Sinabung, Puluhan Penerbangan Rute Bandara Soetta - Kualanamu Terdampak

Rabu, 2 September 2026 | 13:41

Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara berdampak pada operasional penerbangan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) - Bandara Internasional Kualanamu, maupun sebaliknya, Rabu 2 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill