Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNEWS.com-Aparat Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan dan pembakaran balita di dalam kontrakan di Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Jumat 13 Juni 2025.
Rekonstruksi dilakukan langsung di dalam kamar kontrakan tersangka Heri Budiman yang merupakan kekasih dari ibu korban.
Adegan diawali pelaku mendatangi TKP untuk menemui korban berinisial MA, 4, yang ketika itu dititipkan ibunya untuk bekerja.
Pelaku kemudian melakukan rayuan kepada korban. Selanjutnya, pelaku berniat untuk menenangkan korban, namun karena korban rewel, akhirnya langsung dihabisi di tempat.
Pelaku mencekik leher korban hingga meninggal dunia. Kemudian mengikat tangannya ke belakang. Lalu, setelah korban tak berdaya, pelaku memasukkan tubuh korban ke dalam bak mandi.
Tak hanya itu, pelaku juga membakar korban di samping kompor, yang setiap hari dihunakan untuk memasak.
Dari pantauan TangerangNews di lokasi, ada sekitar 15 adegan rekonstruksi yang dilakukan pelaku kepada bocah malang tersebut.
"Ya Allah keji banget kelakuan pelaku ini, kok tega melakukan pembunuh terhadap anak kecil ini, " kata Lina, warga sekitar yang ikut menyaksikan rekonstruksi.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews