Connect With Us

Bupati Tangerang Desak 63 SPPG Segera Lengkapi Legalitas dan Patuhi SOP MBG

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Oktober 2025 | 19:05

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat rapat evaluasi dan koordinasi program MBG di GSG Puspemkab Tangerang, Senin 6 Oktober 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendesak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera melengkapi legalitas dan menaati Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Hal ini untuk memastikan makanan yang diberikan benar-benar higienis, aman, dan sehat.

"Saya minta SPPG, Camat, OPD, kepala desa dan semua unsur terkait untuk bersama-sama, mari kita gotong-royong sukseskan program MBG di Kabupaten Tangerang," ungkapnya, dalam rapat evaluasi dan koordinasi di GSG Puspemkab Tangerang, Senin 6 Oktober 2025.

Maesyal menegaskan program MBG bertujuan mencetak kader Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan yang unggul, sehingga pelaksanaannya harus tertib dan sesuai peraturan.

Untuk itu, dia meminta seluruh SPPG di Kabupaten Tangerang segera mengurus dan melengkapi legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga yayasan yang menyelenggarakan program, harus melaksanakan tata tertib dan peraturan perundangan terkait program MBG ini," tandasnya.

 

Evaluasi dan Target Peningkatan

Kegiatan evaluasi dan koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi semua pihak agar pelaksanaan program MBG bisa semakin baik, berkelanjutan, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, tercatat baru sekitar 189 ribu penerima program MBG di Kabupaten Tangerang, yang melibatkan sekitar 63 SPPG.

Maesyal menyatakan, Pemkab akan terus meningkatkan dan mengkoordinasikan cakupan penerima dan kualitas makanan.

"Program Makan Bergizi Gratis ini lebih ditingkatkan lagi, baik kualitas maupun kuantitasnya di wilayah Kabupaten Tangerang," tutupnya.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill