Connect With Us

Kasus Keracunan MBG, SPPG di Tangerang Ikut Dinonaktifkan Sementara

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 30 September 2025 | 14:07

Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG) (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) imbas ribuan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Salah satu di antaranya berada di wilayah Tangerang, yakni SPPG Kota Tangerang Selatan Setu Bakti Jaya 2.

Kebijakan penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap dapur layanan MBG. 

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi alasan utama keputusan tersebut.

“Setiap SPPG wajib mematuhi standar keamanan pangan yang sudah ditetapkan. Nonaktif sementara ini adalah bagian dari proses evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan masyarakat, terutama anak-anak penerima MBG jadi prioritas utama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 29 September 2025, dikutip dari Kompas.

Makanan dari dapur yang ditutup sementara, termasuk di Tangerang, saat ini sedang diuji laboratorium oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Hasil pemeriksaan akan menjadi penentu apakah SPPG yang bersangkutan bisa kembali beroperasi atau tidak.

Tidak hanya melakukan evaluasi, BGN juga membuka kanal pengaduan agar masyarakat dapat melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan program MBG. 

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menyampaikan, kanal ini dibuat untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

“Hal ini untuk memastikan setiap persoalan dapat segera terpantau dan ditangani dengan cepat,” kata Khairul.

Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh dapur MBG, termasuk yang ada di Banten dan Tangerang, untuk menerapkan standar kebersihan yang ketat.

“Kita risau masih ada, makanya kita tertibkan semua SPPG, semua dapur. Kita sudah bikin SOP, semua alat harus dicuci pakai alat modern, tidak terlalu mahal, untuk membersihkan, membunuh semua bakteri,” kata Prabowo di Jakarta.

Menurut Prabowo, perlunya peralatan uji di setiap dapur sebelum makanan didistribusikan.

“Kita juga perintahkan semua dapur harus punya test kit, alat uji, sebelum distribusi harus diuji semuanya. Dan langkah-langkah preventif lainnya,” jelasnya.

Diketahui lebih dari 5.000 kasus keracunan tercatat sejak Januari hingga September 2025, langkah penghentian sementara dua dapur layanan gizi di Tangerang ini menjadi peringatan penting. 

Diharapkan, evaluasi besar-besaran yang sedang dilakukan dapat memastikan program MBG tetap berjalan dengan aman dan memberi manfaat sesuai tujuannya.

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

TANGSEL
Jadi Tuan Rumah Porprov VII Banten 2026, KONI Tangsel Mulai Pendaftaran hingga Pastikan Fasilitas

Jadi Tuan Rumah Porprov VII Banten 2026, KONI Tangsel Mulai Pendaftaran hingga Pastikan Fasilitas

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:42

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan kesiapan penuhnya untuk menyambut gelaran akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten Tahun 2026.

BANDARA
Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 | 17:47

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), menunjukkan kepedulian sosialnya kepada warga sekitar wilayah di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

TEKNO
Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:05

Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill