Connect With Us

Viral, Pemilik Mobil Bersimbah Darah Diduga Ditusuk Debt Collector di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:48

Potongan video diduga debt collector menikam pemilik mobil hingga bersimbah darah dan harus dilarikan ke rumah sakit di Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria pemilik mobil menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh oknum penagih utang atau debt collector di Gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi, korban bernama Bastian Sori, seorang pengacara yang juga pengurus DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Banten.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, peristiwa bermula saat korban dihadang oleh sekelompok pria di area gerbang perumahan.

Tampak salah satu terduga pelaku yang mengenakan kemeja biru celana panjang hitam sedang menggenggam benda diduga pisau. Kemudian, dia bersama rekannya masuk ke dalam mobil korban bernopol B-2540-JUN dan membawanya pergi.

"Tolong, tolong ini debt kolektor," teriak istri korban dalam video tersebut.

Dalam penarikan paksa mobil itu, diduga terjadi tindakan penganiayaan berat hingga korban dilaporkan mengalami luka tusuk di bagian perut.

Istri korban yang histeris sempat meminta pertolongan warga sekitar dan pihak kepolisian.

"Suami saya ditusuk! Polisi tolong, ini suami saya ditusuk!" teriak sang istri sambil memegangi suaminya yang terkulai lemas dengan pakaian bersimbah darah.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat. Rekaman video lain menunjukkan korban sedang berada di ruang instalasi gawat darurat (IGD), dengan kondisi perut bersimbah darah akibat luka tusukan.

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan peristiwa tersebut.

"TKP terkait adanya dugaan tindak pidana penusukan terhadap korban dengan modus penarikan mobil (DC), TKP penusukan terjadi di gerbang perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua," ungkapnya.

Menurut Kapolres, dugaan penusukan masih didalami penyidik. Kini pihaknya tengah memburu pelaku dan memastikan akan melakukan tindakan tegas.

"Masih didalami penyidik, tidak ada ruang buat tindak kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat apalagi yang mengancam keselamatan jiwa. Pelaku pasti ditindak tegas," tegasnya.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill