Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan sejumlah bahan peledak yang diduga merupakan peninggalan masa perang penjajahan, pada Selasa 14 Oktober 2025, siang.
Temuan mengerikan ini sontak membuat lokasi penemuan langsung disterilkan oleh pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Curug Iptu M.Either Yusran menyampaikan bahan peledak berbahaya itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing sekitar pukul 11.20 WIB.
Setelah temuan tersebut dilaporkan, aparat kepolisian dari Polsek Curug bersama Bhabinkamtibmas dan Binamas segera tiba di lokasi untuk mengamankan area dan memasang Police Line.
"Itu ada warga mancing, terus narik pertama ditemukan mortir, selanjutnya ditarik lagi ada lagi langsung warga tersebut laporan ke Polsek Curug," ungkap AKP Yusron Kepada TangerangNews, Kamis 15 Oktober 2025.
Tim spesialis dari Gegana PMJ dan Tim Inafis Polres Tangerang Selatan kemudian dikerahkan untuk melakukan identifikasi dan pengamanan.
Hasilnya, petugas menemukan beberapa jenis bahan peledak yang dikhawatirkan masih aktif
"Hingga pukul 13.00 WIB, tim Gegana dari Polda sampai lokasi, selanjutnya tim berhasil mengamankan 12 bahan peledak, namun masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Setelah penyisiran tambahan dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak lain, seluruh temuan berbahaya tersebut langsung dibawa oleh Tim Gegana ke Mako, untuk ditangani lebih lanjut.
Warga diimbau untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan benda mencurigakan lainnya.
"Pesan saya buat warga kabupaten Tangerang tidak usah khawatir terkait penemuan tersebut," tutupnya.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGKenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.
Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews