Connect With Us

Imbas Efisiensi TKD Rp620 Miliar, Pemkab Tangerang Pangkas Dana Seremonial

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:46

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Untuk menanggapi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat senilai Rp620 miliar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengambil inisiatif dengan menyiapkan tiga langkah strategis.

Maesyal Rasyid, Bupati Tangerang menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran akan dilakukan melalui peninjauan kembali terhadap KUA-PPAS APBD 2026, pemotongan alokasi untuk kegiatan seremonial, serta penggalangan dukungan melalui koordinasi dengan berbagai pihak ketiga, termasuk pelaku usaha, pengembang, dan industri.

"Iya memang ada pemangkasan dana transfer daerah, yang mencapai kurang lebih Rp620 miliar. Tentunya dampaknya ada," ucap Maesyal dikutip Kamis 16 Oktober 2025.

Untuk mengatasi kendala anggaran, Pemkab Tangerang berencana melibatkan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna memastikan kegiatan sosial dapat terus dilaksanakan.

“Kita ajak musyawarah pihak ketiga. Mereka ini para pengembang, pelaku industri, dan pengusaha yang bisa berkontribusi lewat program CSR seperti bedah rumah, perbaikan sekolah, dan bantuan kesehatan,” ujar Maesyal.

Politisi Gerindra tersebut menambahkan bahwa Pemkab Tangerang berencana memotong berbagai kegiatan administratif dan seremonial yang dianggap tidak mendesak atau tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat, seperti bimbingan teknis (bimtek), perjalanan dinas, dan sosialisasi yang kurang prioritas.

"Kegiatan yang tidak dirasakan langsung manfaatnya akan dihilangkan. Kita harus efisien," imbuhnya.

Meskipun terjadi penyesuaian anggaran, Pemkab Tangerang menjamin bahwa alokasi dana untuk sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, penanggulangan bencana, dan pembangunan infrastruktur akan tetap dipertahankan.

"Kita fokus pada program yang benar-benar menyentuh masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kebencanaan," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

HIBURAN
Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Rayakan HUT Pertama, Hampton Square Gading Serpong Boyong RAN Tampil 25 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:30

Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill