Connect With Us

Petani Kabupaten Tangerang Terancam Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Kadis Pertanian: Itu Hukum Alam

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 22 Oktober 2025 | 22:23

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Syaifullah. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Petani di Kabupaten Tangerang kini terancam mengalami risiko gagal panen akibat perubahan cuaca ekstrem pada masa pancaroba.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Syaifullah menyebut bahwa kondisi cuaca yang tidak stabil membuat pemerintah daerah sulit mengambil langkah pencegahan yang tepat.

"Terkait dengan hal-hal kegagalan panen adalah hukum alam ya yang sama-sama kita tidak bisa prediksi," jelas Syaifullah, dikutip Rabu 22 Oktober 2025.

 

Belum Ada Pemetaan, Petani Berjuang Sendiri

Syaifullah menambahkan hingga kini, Dinas Pertanian belum melakukan identifikasi, analisis, maupun pemetaan terhadap area pertanian yang paling berpotensi terdampak gagal panen akibat perubahan iklim.

"Kalau gagal panen ini kan tergantung dengan cuaca. Kami belum berkoordinasi terkait dengan hal itu," jelasnya, mengindikasikan bahwa persiapan mitigasi belum menjadi prioritas utama di tengah masa pancaroba yang kritis.

 

Hanya Siagakan PPL Setelah Gagal Panen

Meskipun belum melakukan pemetaan, Syaifullah menyebutkan bahwa fokus Dinas Pertanian saat ini adalah pada upaya mitigasi pasif. Salah satunya adalah dengan menyiagakan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di 274 desa untuk memantau kondisi.

"Teman-teman PPL tersebar di 274 desa. Semua bisa mengadu langsung kepada teman-teman PPL (jika terjadi gagal panen)," ucap Syaifullah.

Ia menjelaskan, intervensi pemerintah daerah baru akan dilakukan setelah kasus gagal panen ditemukan dan dilaporkan oleh PPL. Bantuan yang disalurkan pun berupa pupuk dan benih kepada kelompok tani yang terdampak, alih-alih intervensi pencegahan.

KAB. TANGERANG
Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:48

Seorang pria yang berprofesi pegawai bank keliling berinisial, PG, 25, menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan yang dilakukan lima orang rekan kerjanya, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

BANTEN
Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill