Connect With Us

Pemkab Tangerang Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Nataru

Muhamad Yusri Hidayat | Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:45

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat Rakor Forkopimda mematangkan persiapan Nataru 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meningkatkan kesiapan guna antisipasi dampak yang terjadi pada musim hujan menyusul adanya prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi curah hujan tinggi hingga minggu kedua Februari 2026.

‎Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menerangkan, pihaknya sudah membentuk tim teknis yang bertugas melakukan pemangkasan pohon-pohon tua serta ranting dan dahan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya mitigasi dini untuk mencegah dampak bencana yang terjadi selama musim hujan.

‎"Kami melakukan mitigasi sejak dini, salah satunya dengan memangkas pohon-pohon yang sudah tua atau ranting yang menjulur ke jalan agar tidak membahayakan masyarakat," terangnya pada Sabtu 20 Desember 2025.

‎Maesyal juga menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan personil dan logistik darurat untuk mengantisipasi penanganan apabila terjadi bencana saat musim hujan ini. 

‎"Kami menyiagakan posko pengendalian terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta OPD terkait lainnya, agar respons penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi," ucapnya.

‎Posko tersebut beroperasi mulai hari ini hingga perayaan Tahun Baru dan dapat diperpanjang menyesuaikan kondisi cuaca.

‎Selain itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Andri Surya Kurniawan mengucapkan pihaknya akan mengerahkan personel dan peralatan search and rescue (SAR) apabila terjadi bencana alam.

‎"Jadi kita sifatnya insidentil, ketika terjadi bencana maka personel yang kita siapkan akan bergeser untuk menanggulangi kejadian itu. Termasuk perlengkapan SAR kita ada," ujar Andri.

‎Andri menjelaskan, kesiapsiagaan ini merupakan bentuk kerjasama antara Polri dengan pemerintah daerah dalam mengantisipasi bencana. 

‎Adapun peralatan SAR yang telah dipersiapkan guna mendukung penanganan darurat, meliputi pelampung, perahu karet, serta gergaji mesin.

Berdasarkan pemetaan wilayah, sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang masuk dalam kategori rawan banjir dan longsor, yakni Cisoka, Tigaraksa, Balaraja, Cikupa, Pasar Kemis, dan Kosambi.

‎"Tentunya, kami memastikan kesiapan personel dan peralatan untuk bisa membantu dalam menghadapi apabila terjadinya bencana alam," tutupnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
Hanguskan 28 Gudang, Kerugian Kebakaran di Kosambi Tangerang Ditaksi Capai Rp28 Miliar

Hanguskan 28 Gudang, Kerugian Kebakaran di Kosambi Tangerang Ditaksi Capai Rp28 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:50

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menaksir kerugian kebakaran di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, mencapai Rp80 miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill