TANGERANGNEWS.com-Akibat banjir yang terjadi sejak hari Minggu 11 Januari 2026 hingga Jumat 16 Januari 2026, sebanyak 119 desa yang terletak di Kabupaten Tangerang terendam.
Banjir ini disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan beberapa sungai meluap. Ketinggian banjir bervariatif antara 20 sentimeter hingga yang tertinggi 2 meter.
"Banjir ini merendam sebanyak 119 Desa di 24 Kecamatan. Ada 62 ribu jiwa atau 14.560 kepala keluarga (KK) yang terdampak," kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Jumat 16 Januari 2026.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Achmad Taufik menuturkan saat ini banjir yang terjadi di sejumlah wilayah sudah perlahan mengalami penyusutan.
"Mengalami penyusutan dengan ketinggian berkisar 20 hingga 80 sentimeter," ungkapnya.
Meski banjir berangsur surut, Taufik meminta warga tetap mewaspadai potensi banjir susulan yang disebabkan curah hujan dan luapan aliran sejumlah sungai.
"Kita mengacu kepada BMKG dan evaluasi tahun-tahun yang sudah-sudah. Jadi kita tetap selalu siaga," ujarnya.