Connect With Us

PLN Bangun Greenhouse di SMK Kresek Tangerang, Siswa Diajak Olah Sampah Pasar Jadi Pupuk

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 22 Mei 2026 | 14:41

Peletakan batu pertama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (tengah), bersama Kepala Sekolah SMK Jaya Buana, Aan Angsori Al Rasyidi (kiri depan), pada pembangunan VocaGreen TechnoPreneur R&D Center di Tangerang. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memulai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PLN VocaGreen TechnoPreneur Edukasi 4.0 di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan greenhouse yang akan digunakan sebagai fasilitas pembelajaran berbasis inovasi hijau dan ketahanan pangan.

Melalui program ini, PLN mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pendidikan vokasi, sekaligus membekali siswa dengan keterampilan pertanian modern dan kewirausahaan.

Salah satu fokus program yakni pengolahan limbah buah dan sayuran dari pasar tradisional di sekitar Kecamatan Kresek menjadi pupuk cair organik.

Konsep tersebut dinilai mampu membantu mengurangi volume sampah organik sekaligus menyediakan kebutuhan pupuk bagi petani lokal di Kabupaten Tangerang.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengapresiasi langkah PLN UID Banten yang dinilai mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat menyambut baik kolaborasi edukasi hijau ini. Inisiatif dari PLN ini sangat luar biasa karena mampu mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang sosiopreneur bagi siswa vokasi. Kami berharap SMK Jaya Buana bisa menjadi proyek percontohan pusat vokasi hijau yang melahirkan inovator muda di Tangerang,” ujar Intan.

Greenhouse tersebut nantinya difungsikan sebagai laboratorium praktik bagi siswa untuk mempelajari pengolahan limbah organik menggunakan teknologi biofermentasi sederhana.

Pupuk cair hasil pengolahan akan digunakan untuk budidaya tanaman di greenhouse, sekaligus berpotensi dipasarkan kepada petani lokal sebagai produk usaha siswa.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya PLN membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi hijau.

“Melalui program VocaGreen TechnoPreneur Edukasi 4.0 ini, kami ingin menciptakan ekosistem belajar yang inovatif. Kami berharap para siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi mampu menjadi pionir dalam menciptakan solusi hijau berbasis teknologi electrifying agriculture yang berdampak langsung pada ketahanan pangan lokal,” kata Joharifin. 

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill