Connect With Us

Kebakaran dan Kekeringan Hantui 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Imbas Kemarau Ekstrem

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:09

Petugas Damkar Kabupaten Tangerang saat berupaya memadamkan kebakaran gudang di kawasan Pergudangan PT Togo Steel Industries, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 25 April 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 wilayah kecamatan di daerah itu yang masuk ke dalam zona rawan terjadinya musibah kebakaran hingga kekeringan.

‎Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan hal itu diakibatkan oleh kemarau ekstrem yang diperkirakan akan terjadi pada Juli sampai September 2026.

‎"Sekitar 25 kecamatan potensi kebakaran. Baik lahan ilalang, gedung, maupun juga lapak limbah-limbah yang dikoordinir oleh pengusaha limbah," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.

‎Taufik memetakan berdasarkan hasil riwayat peristiwa kebakaran, puluhan kecamatan yang rentan biasanya terdapat kawasan industri, pergudangan dan lapak libah.

Pasalnya, cuaca panas ekstrem di musim kemarau ini menyebabkan daerah tersebut menjadi rentan terbakar. 

‎"Terutama wilayah-wilayah seperti Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Cikupa, Curug, Tigaraksa. Itu wilayah-wilayah industri rawan kebakaran," jelasnya.

‎Menurut Taufik, selain potensi kebakaran, kemarau ekstrem di tahun ini atau kerap disebut sebagai El Nino Godzilla dapat memicu terjadinya kekeringan air, baik itu untuk kepentingan warga maupun pertanian.

‎Meski begitu, kata Taufik, hingga saat ini hanya terdapat satu kecamatan di Kabupaten Tangerang yang dilaporkan mengalami krisis air bersih.

‎"Yang baru kelihatan saat ini kekurangan air bersih itu baru di Kecamatan Curug. Kita sudah bantu distribusi air bersih di wilayah Curug. Kita selalu stay petugas-petugas kita dengan armadanya," kata Taufik.

‎Sebagai upaya mitigasi kekeringan, pihaknya bekerja sama dengan instansi lainnya untuk menyalurkan air bersih pada saat terjadi krisis air di Kabupaten Tangerang.

‎"Apabila ada kekeringan, kita bantu suplai air bersih. Kemudian koordinasi dengan PDAM dan Perkim (Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman). Jadi bukan BPBD sendiri," Jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill