KPU Kota Tangerang Ajukan Surat Suara Tambahan
Rabu, 26 Maret 2014 | 16:16
KPU Kota Tangerang mengajukan 7.307 surat suara tambahan terkait ditemukannya kerusakan dan mengakomidir Daftar Pemilih Khusus (DPK).
KPU Kota Tangerang mengajukan 7.307 surat suara tambahan terkait ditemukannya kerusakan dan mengakomidir Daftar Pemilih Khusus (DPK).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan menata kawasan pertokoan Pasar Lama Kota Tangerang menjadi seperti Malioboro Yogyakarta, Jawa Tengah. Hal tersebut berguna untuk menarik para wisatawan.
RECOMENDED"Jangan sampai golput karena golput berarti status quo alias anti perubahan," ujar Tasril.
-Olman Simanjuntak, 32, warga Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang yang dinyatakan suspect DBD oleh puskesmas setempat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan membangun jembatan di Jalan Raden Saleh, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, untuk mengurangi kemacetan.
“Kami merasa kecewa, keputusan hakim tidak mempertimbangkan fakta-fakta yang kita sampaikan dalam persidangan,” ujarnya usai sidang, Selasa (25/3).
Dalam pengrebekan itu petugas menemukan 25 buruh dan lima mandor. Puluhan buruh itu ditemukan petugas dalam kondisi tersiksa tersekap didalam sebuah kamar yang pengap.
Sementara Jaksa Penuntut Umum Agus Suhartono dan Imam Cahyo menyatakan pikir-pikir. " Kami masih pikir-pikir," tandasnya.
"Kita menutut Yuki dihukum sesuai tuntutan 13 tahun penjara denda Rp500 juta serta denda restitusi Rp17 miliar," pungkas Koordinator aksi Poniman.
16 hari menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang menyatakan kesiapannya menggelar pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
"Hasil survei saya di Tangerang masih 14,8 persen. Lebih tinggi dari PDIP dan Golkar," ujarnya.
"Hasil pembangunan Wahidin masih terasa oleh masyarakat. Jadi sosok nya masih berpengaruh," ujarnya.
"Awalnya dari satu kontrakan kosong yang ditinggal penghuninya. Kemungkinan karena listrik korslet. Lalu api menyambar ke rumah lainnya. Ada sekitar 20 rumah," ujarnya
Sejumlah penumpang mengeluhkan moda transportasi masal Bus Lane di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Pasalnya, jarak tunggu antar bus di termial terlalu lama.
"Mereka eksekusinya di hotel-hotel melati. Tapi ironisnya ada juga yang ternyata sudah ada tempatnya, yaitu disebuah kontrakan yang kamarnya disewakan dengan tarif Rp40 ribu," paparnya.
“Mudah-mudahan ini bisa mengurangi banjir di Tangerang,” paparnya.