Connect With Us

Aliansi Buruh Minta Bos Kuali Dijatuhi Vonis 13 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 25 Maret 2014 | 13:46

Aliansi Buruh Tangerang demo di depan PN Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Puluhan buruh yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Alttar) melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (25/3) menyusul sidang vonis bos pabrik kuali Yuki Irawan di PN Tangerang, hari ini.

Mereka menuntut majelis hakim menjatuhkan hukum sesuai tuntutan jaksa penuntut umum  kepada Yuki Irawan atas kasus dugaan perbudakan dan penganiayaan terhadap karyawannya.

"Kita menutut Yuki dihukum sesuai tuntutan 13 tahun penjara denda Rp500 juta serta denda restitusi Rp17 miliar," pungkas Koordinator aksi Poniman.

Menurut Poniman tindakan Yuki tidak berperikemanusiaaan karena telah merampas hak-hak sebagai buruh dan manusia seperti penganiayaan, gaji tidak sesuai UMK, tempat istirahat tidak layak, bahkan karyawannya pun tidak diperbolehkan meninggalkan pabrik.

"Jelas ini perbudakan.  Pada era modern seperti ini masih saja terjadi. Ini merupakan citra buruk bangsa Indonesia di mata dunia," tukasnya.
 
BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

TANGSEL
Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Tangani Pencemaran, Pemkot Tangsel Uji Lab Sampel Air Sungai Jaletreng

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Jaletreng yang berubah warna menjadi putih pekat pascakebakaran hebat pabrik pestisida di Kawasan Taman Tekno.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill