Connect With Us

Sopir Angkot Tewas dengan Tiga Tusukan

| Selasa, 2 Juli 2013 | 15:21

Jenazah Riyanto yang ditemukan di Tanah Gocap, Kota Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Seorang sopir angkutan kota (angkot)  B04  jurusan BSD-Cikokol, Kota Tangerang pada Selasa (2/7) pagi ditemukan tewas di kawasan pemakaman cina  Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.  

Dari hasil identifikasi polisi terhadap korban, ditubuh sopir angkot bernama Riyanto,25, itu  didapati  sedikitnya tiga luka tusukan di tubuh korban.

 Polisi menduga korban  meninggal karena dibunuh.  Sebab, Menurut Kapolsek Karawaci Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso , Riyanto yang diketahui adalah warga Desa Bandar, Kelurahan Wanareja, Jawa Tengah itu  bersimbah darah.

Jenazah korban ditemukan oleh warga sekitar yang sedang melintasi lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban tergeletak bersimbah darah di jalan setapak tak jauh dari mobil angkotnya no B04 jurusan BSD-Cikokol nopol B 1107 NUX.

"Dari pagi warga sudah ramai dengan penemuan mayat ini. Mungkin korban dibunuhnya malam, karena disini sepi kalau malam hari," ujar budi, Warga sekitar.
Polisi yang datang kelokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian dan identifikasi terhadap korban.

Kompol Priyo Utomo mengatakan, korban di duga dibunuh karena tidak ada barang yang hilang. Diduga sebelumnya sempat terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku.

"Posisi korban berada 20 meter dari angkotnya, kita juga menemukan cucukan untuk menghancurkan es batu di dalam angkot dan kunci kontaknya masih menggantung. Kemungkinan ada perlawanan, lalu korban lari ke arah jalan tapi langsung dibunuh," ujarnya.

Priyo mengatakan, tiga luka tusukan yang ditemukan ditubuh korban antara lain dibagian punggung, rusuk dan ulu hati. Untuk penyelidikan lebih lanjut, korban dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang guna menjalani autopsi. "Kita juga amankan barangbukti, pakaian korban, mobil angkot, sepatu dan tusukan es batu," tandasnya. (RAZ/DRA)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill