Connect With Us

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Warga bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

‎Sejak pagi, terlihat warga mengeluarkan patung dewa-dewi untuk dibersihkan. Kegiatan bersih-bersih tersebut bermakna untuk membersihkan diri dari dosa-dosa di tahun sebelumnya, agar di tahun depan dapat lebih baik. 

‎"Makna bersih-bersih ini seperti membersihkan diri kita dalam perjalanan yang jelek-jelek dibuang, kita menatap hari depan," ujar Ketua Persembahyangan Vihara Caga Sasana Andi Mandala. 

‎Selain membersihkan patung dewa-dewi, Andi menuturkan, pihaknya juga menyiapkan sejumlah alat-alat yang digunakan untuk peribadatan agama Konghucu itu. 

‎"Persiapannya ya itu tadi, lilin, hio (dupa) dan kertas untuk sarana persembahyangan," tuturnya. 

‎Andi menjelaskan, tahun baru Imlek 2026 ini merupakan tahun Kuda Api, di mana shio dengan unsur api ini melambangkan energi yang sangat tinggi, keberanian, semangat berapi-api, dan kebebasan. 

‎"Harapannya di Imlek kali ini agar lebih baik dari tahun kemarin, berkah, damai, dan bahagia kedepannya," harapnya.

BANTEN
Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:44

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem informasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain mengancam kebenaran publik melalui disinformasi dan manipulasi fakta.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KOTA TANGERANG
Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:04

Jajaran Unit Reskrim Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran obat keras jenis Tramadol dalam jumlah besar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill