Connect With Us

Tuntut Tunjangan, Pegawai Puskesmas Kota Tangerang Sampai Demo

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Januari 2015 | 17:35

Pegawai Pemkot Tangerang Demonstrasi (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG-Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang digeruduk ratusan pegawai Puskesmas, Senin (19/1). Mereka menuntut pemerintah Kota Tangerang memberikan tunjangan kinerja daerah (TKD) yang tak diterima oleh mereka.

"Kedatangan kita ke sini untuk mempertanyakan soal tunjangan kinerja karena selama ini tunjangan kerja hanya diberikan kepada tingkat atasan. Mmulai dari dinas, hingga orang-orang yang ada di tata usaha," ujar Ani, salah seorang petugas puskesmas.

Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait tunjangan tidak merata, hingga selalu menjadi kecemburuan sosial. “Yang kita tahu seperti BPJS saja, itu honornya tidak sama. Ada yang Rp 200-400 ribu. Dan, ada yang lebih besar dari itu. Sekarang soal tunjangan kita tidak dapat," keluhnya.

 Pegawai puskesmas lainnya Mulyanah mengatakan, aksi ini merupakan sebuah penyampaian aspirasi, di mana mereka berharap ada keadilan dalam setiap kebijakan dari pemerintah setempat.

 "Setelah kami tanya soal honor tunjangan ini, Pemkot Tangerang dan Dinas Kesehatan berjanji akan menyampaikannya kepada pihak terkait," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri mengakui, bahwa saat ini tunjangan untuk pegawai puskesmas tersebut memang tidak diplot oleh Pemkot. Sebab, sudah ada tunjangan dari pusat yang jumlahnya cukup besar.

"Pertimbangan kami sementara memang enggak kita plot, karena mereka kan dapat uang yang dari JKN  dari pusat, itu kan uangnya miliaran. Ini untuk keseimbangan," jelas Dadi.

Pihaknya tengah melakukan pembahasan bersama dengan dinas terkait, untuk melihat data kongkrit berapa besar mereka mendapat tunjangan JKN tersebut.

"Jadi mereka tidak mendapat tambahan honor dari APBD. Padahal kita melihatnya mereka mendapat bantuan yang lebiih besar dari JKN. Tapi kami sedang melihat dulu berapa besar yang mereka dapat dari JKN," tukasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Roostiwie. Menurutnya untuk memberikan tunjangan kepada petugas puskesmas yang saat ini berjumlah 800 orang itu masih harus menunggu pembahasan. "Saya belum bisa bicara banyak kalau pembahasannya belum selesai,” jelasnya.
 
NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill