Connect With Us

Industri Dikeluhkan Warga , DPRD Tangerang Turun ke Periuk

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 26 Januari 2015 | 19:49

DPRD Kota Tangerang Turun ke Periuk. (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Sebuah perusahaan bidang enginereering, PT Metro Jaya Teknik, di Perumahan Taman Jati Permai, Blok C RT 02/10, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang disidak oleh Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Senin (26/1).
 
Tempat usaha tersebut telah lama dikeluhkan oleh sejumlah warga sekitar, mulai dari kebisingan serta bau tak sedap. Selain itu, diduga perusahaan telah melanggar izin peruntukan karena dibangun di tengah perumahan warga.
 
Saat sidak tersebut, pihak perusahan bernama Ling ling sempat memprotes anggota dewan. Dia mengaku sudah mengurus izin membuka usaha dari kelurahan dan kecamatan. Perusahaannya pun sudah mendapat izin dari warga hingga sampai saat ini tidak pernah ada masalah.
 
"Sebelum perusahaan ini berdiri sudah ada izinnya kok. Tapi saya tidak bisa tunjukkan izinnya sekarang, karena dibawa direktur. Mungkin besok baru bisa,” jelasnya.

 

Dia mengakui jika perusahaannya berada di tengah pemukiman warga hingga dapat menganggu kenyamanan. Dia beralasan bahwa perusahaanya akan segera pindah dalam waktu dekat. “Saya sadar kita ada di lingkungan warga. Izin kita tidak untuk selamanya di sini. Nanti kita akan pindah dalam waktu dekat,” jelasnya.
 
Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apanudin mengungkapkan, rangkaian kegiatan sidak ini merupakan tindaklanjut laporan warga sekitar yang mengeluhkan lokasi usaha tersebut. "Ya, sejauh dari tinjauan kita di lokasi ini, memang jelas bahwa keberadaanya dikawasan perumahan ini sudah tidak tepat, dan secara izin peruntukan tidak boleh," tegasnya.
 
Apanudin menjelaskan bahwa pihaknya akan melihat terlebih dahulu kelengkapan berkas izinnya. "Besok kita akan kembali, kita mau lihat semuanya. Karena kalau kita sifatnya adalah menindaklanjuti keluhan para warga," kata politisi asal Partai Gerindra ini.
 
Dia menambahkan, jenis usaha tersebut harus mengantogi beberapa perizianan seperti Izin Industri, Izin Lingkungan dan Site Plant Peruntukan. Jika memang izin peruntukannya ada, pihaknya akan mencari tahu siapa yang mengeluarkan.
 
“Secara aturan tidak boleh ada industry di perumahan, Itu menganggu ketenangan warga. Belum lagi jika ada limbahnya. Kalau terbukti ada pelanggaran, pihak perusahaan dan yang mengeluarkan izin akan kita tidak tegas,” tukas Apanudin.
 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill