Connect With Us

Program Pengelolaan Gas dengan Kota Tangerang Tak Jelas

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 Maret 2015 | 17:53

Perusahaan Gas Negara (Ardi / TangerangNews)

TANGERANG-Nasib kerjasama pengelolaan daerah berbasis gas dengan menerapkan konversi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan bermotor ke bahan bakar gas (BBG) antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Area Tangerang dengan Pemerintah Kota Tangerang tak jelas. 

 

Pasalnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku hingga ini belum belum pernah menerima proposal pengajuan kerjasama tersebut dari PGN.

 

“Saya belum pernah terima proposal kerja sama dari PT PGN. Bahkan saya mau tanya PGN menyerahkan proposal tersebut kepada siapa. Akan segera kami lacak,” ujarnya di Kota Tangerang, Selasa (10/3).

 

Arief mengatakan, pihaknya tengah menyusun rencana pengerjaan proyek pembangunan pipa secara bersama antara gas bumi PGN untuk konsumsi masyarakat, dengan pipa saluran air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng.

 

Pasalnya, terdapat kesamaan pengerjaan proyek antara PGN dengan PDAM Tirta Benteng.

 

“Itu sedang kami bahas, kan tahun ini juga PDAM telah memprogramkan percepatan dan perluasan daerah penyaluran air bersih. Kami inginnya kedua pipa, baik milik PGN dan PDAM berada dalam satu galian dan dibangun bersamaan, sehingga kelak tidak terlalu lama mengganggu masyarakat dan sesuai dengan rencana pengembangan daerah,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Manager Area Tangerang PT PGN Lebinner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyerahkan proposal pengembangan kota berbasis gas sejak dua pekan lalu.

 

 Hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian kelanjutan proyek kerja sama dari Pemkot Tangerang. "Kami menunggu jawaban dan usulan konsep kerja sama seperti apa yang diinginkan oleh Pemkot Tangerang," katanya.

 

BANTEN
Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18

Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill