Connect With Us

Program Tangerang Terang Tunggu Kajian LKPP

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Juli 2015 | 16:43

Arief R Wismansyah (Tribunews / Tribunews)


TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih menunggu kajian aturan yang dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) terkait pengadaan untuk program Tangerang Terang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya telah mengkonsultasikan kaitan pengadaan barang kepada LKPP beberapa waktu lalu.

"Kita sih inginnya membangun di anggaran perubahan ini, tapi kita kaji aturannya dulu. LKPP sedang melihat aturan diatasnya, agar tidak berbenturan," katanya, Rabu (1/7).

Menurut Arief, penerangan yang dibangun di kampung warga nantinya akan diserahkan pengelolaannya ke masyakat setempat. Sedangkan yang di jalan protokol tetap dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Untuk pembiayaan listrik akan dianggarkan oleh Pemkot.

"Jadi kalau lampu mati, tidak nunggu DKP lagi. Warga tinggal ganti sendiri," jelasnya.

Menurut Arief, dilibatkannya masyarakat dalam pencanangan program Tangerang Terang perlu dilakukan melihat banyaknya jumlah penerangan yang akan dibangun.

"Ada sekitar 30 ribu titik yang dibangun. Pemkot tidak bisa mengelola sendiri, karena banyak sekali," pungkasnya.

Untuk diketahui kebutuhan PJU di Kota Tangerang untuk lima tahun dibutuhkan sekitar 32.000 titik. Dimana yang sudah terpasang sekitar 17.000 titik. Sisanya 15.000 titik ini akan dibangun dalam lima tahun ini.

Program yang telah digulirkan sejak awal tahun 2014 ini, setiap tahunnya dalam kurun 5 tahun ini ditargetkan akan dipasang 3000 titik.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BANTEN
Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Wagub Banten Sebut Potensi Pariwisata Banten Lebih Unggul dari Bali

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:49

Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah menilai bahwa potensi pariwisata yang dimiliki Banten sebenarnya memiliki keunggulan kompetitif, jika dibandingkan dengan destinasi populer lain seperti Bal

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill