Connect With Us

Pasca Kasus Anggota DPRD Nyabu, Pemuda Tuntut Bentuk BNN Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Agustus 2015 | 17:49

Pemuda tuntut dibentuk BNN tingkat Kota Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Front Anti Narkoba Kota Tangerang menuntut kepada pemerintah setempat, agar segera membentuk kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) cabang kota/kabupaten. Hal tersebut dinilai penting pasca tertangkapnya oknum Anggota DPRD Kota Tangerang karena mengkonsumsi sabu.

Dalam aspirasi yang disampaikan kepada Komisi I DPRD Kota Tangerang, Koordinator Front Anti Narkoba Agus Muslim mengatakan, sejak tujuh tahun lalu BNN pusat sudah pernah meminta Pemkot Tangerang menyediakan tempat untuk pembangunan fasilitas kantor. Namun hingga kini belum tercapai.

"BNN ingin membentuk tingkat kota karena Kota Tangerang sudah ring 1 narkoba. Selama ini belum karena kendala lahan," jelasnya, Kamis (6/8).

Agus menyarankan untuk menggunakan lahan eks aset Pemkab Tangerang di depan Polres Metro Tangerang, Jalan Daan Mogot. Dia pun meminta DPRD akan mendorong Pemkot menyurati Bupati Tangerang agar segera memberikan lahan tersebut.

"Itu lokasi yang tepat dan strategis. Saat ini kondisinya sudah darurat, karena narkoba bukan hanya menjerat maayarakat biasa tapi juga anggota dewan. Ini harus segera diatasi," tukasnya.

Selain itu, dia juga menuntut DPRD Kota Tangerang mengusut tuntas terkait dugaan pejabat pemerintah kota tangerang yang ikut terlibat dalam penggunaan narkoba, selain Pabuadi.

"Katanya ada tiga pejabat yang ikut terlibat narkoba bersama tersangka (Pabuadi). Harus diusut itu," tukasnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Ela Silvia mengatakan, usulan pembentukan BNN tersebut akan menjadi perhatian DPRD. Pihaknya pun dengan tegas telah berupaya memberantas narkoba melalui sosialisasi.

"Sedangkan kasus yang terjadi terhadap Pabuadi. Saya minta kita mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai ada putusan hukum tetap. Sampai pada putusan pasti DPRD akan ambil tindakan terhadap yang bersangkutan," ujarnya.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill