Connect With Us

Bapak di Tangerang Ini Gagahi calon tunangan anak, pembantu & pasien

Denny Bagus Irawan | Senin, 24 Agustus 2015 | 12:39

Ilustrasi Pemerkosaan (istimewa / TangerangNews)


TANGERANG-Gunadifa, 46, seorang pria yang memiliki kemampuan gendam (hipnotis) dilaporkan para korbannya yang mengalami pemerkosaan dibawah alam sadar.

Warga Kampung Bulak Santri RT 2/5 Kelurahan Pondok Pucung, Karang Tengah, Kota Tangerang itu dalam aksinya diduga telah meniduri tunangan anaknya, berinisial IPK pada Januari 2015 yang akhirnya menjadi menantunya setelah menikah dengan anaknya MW.

"Peristiwa awal terjadi pada Sabtu 7 Maret 2015 sekitar pukul 19.30 WIB. Korban setelah menikah tinggal satu rumah dengan tersangka. Kemudian digagahi tersangka," ujar Andri Wiranova, Kepala Seksi Pindana Umum, Kejari Tangerang, Senin (24/8/2015).

Selain korban IPK, seorang asisten rumah tangga atau pembantunya,  yakni SDS juga rupanya pernah diperkosa tanpa sadar juga. Dia mengaku sadar setelah pelaku sedang sudah dalam posisi 'diatas'.

Sedangkan korban ketiga adalah seorang pasien yang datang ke rumah kontrakan Gunadifa  bersama suaminya.

J adalah seorang pasien yang merupakan warga Jalan Melati RT 5/9 Kelurahan Larangan Indah,  Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

"Para korban 'dinaiki' tanpa sadar dan itu bukan hanya sekali. Mereka baru sadar setelah sudah dalam posisi sedang bersenggama, namun pengakuan saksi sperma pelaku selalu diluar dibuangnya," tuntas Andri.

Setelah korban J melaporkan ke Polres Metro Tangerang, para korban lain baru berani mengakui peristiwa itu.

PROPERTI
Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Senin, 2 Februari 2026 | 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengumumkan para pemenang BTN Housingpreneur 2025 dalam seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu, 31 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill